HOLOPIS.COM, PALEMBANG – Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh dan pengemudi ojek online (ojol) untuk bersatu menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang kian memanas.
Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin apel ojol dan buruh kamtibmas bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolri menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa sebagai fondasi stabilitas nasional. Ia mengingatkan bahwa situasi global yang tidak menentu dapat memberikan dampak terhadap kondisi dalam negeri.
Sigit awalnya menyinggung dinamika situasi global yang terus memanas dan berpotensi memengaruhi stabilitas nasional. Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh dan komunitas ojek online, dapat terus menjaga persatuan bangsa.
“Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Sigit, dikutip Holopis.com, Minggu (8/3/2026).
Menurut Kapolri, buruh dan pengemudi ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Buruh disebut sebagai penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri serta pembangunan ekonomi.
“Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” ujar Sigit.
Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan buruh melalui sejumlah kebijakan.
Upaya tersebut antara lain melalui penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.
Selain itu, Polri juga menyediakan akses layanan kesehatan melalui rumah sakit Bhayangkara untuk mendukung kebutuhan buruh dan pengemudi ojek online.
“Bahkan, Sigit menyebut, Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online. Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres. Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” ucap Sigit.
Di sisi lain, Kapolri juga menyoroti perlindungan terhadap pengemudi ojek online dari potensi tindak kejahatan di jalanan. Ia menginstruksikan seluruh Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button guna meningkatkan keamanan para pengemudi.
“Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal). Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” tutup Sigit.


