KPK Tetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq jadi Tersangka

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang menyeret Bupati Pekalongan Fadia Arafiq telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Sudah ada pihak yang dijerat sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penetapan tersangka ini merupakan hasil pemeriksaan intensif dan gelar perkara ekspos. Diketahui dalam OTT ini tim Satgas KPK mengamankan sekitar 14 orang. Di antara pihak yang diamanakan yakni Fadia Arafiq dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar

“Dalam lanjutan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Pekalongan ini, malam tadi sudah dilakukan ekspose, dan perkara ini dinyatakan naik ke tahap penyidikan. KPK juga sudah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan, dalam 1 x 24 jam,” ucap Budi dalam keterangannya kepada wartawan, seperti dikutip Holopis.com, Rabu (4/3/2026).

Budi saat ini belum mau menjelaskan lebih lanjut pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan detail terkait konstruksi perkara yang dibongkar melalui oprasi senyap ini. Namun, Fadilah terpantau turun dari lantai tiga gedung Merah Putih KPK tampak mengenakan rompi tahana KPK.

“Untuk kronologi, konstruksi, dan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan lengkap nanti melalui konferensi pers,” imbuh Budi.

Budi sebelumnya menyebut OTT yang menyeret Fadia Arafiq terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. KPK menduga terjadi tindak pidana korupsi terkait PBJ outsourcing di beberapa dinas Pemkab Pekalongan.

- Advertisement -

“Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini adalah berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. Salah satunya terkait dengan PBJ outsourcing di lingkungan Pemkap Pekalongan. Jadi ini diduga ada di beberapa dinas,” turur Budi.

Sejumlah temuan dan bukti diamankan tim dalam OTT ini. Salah satunya berupa mobil.

“Ini kan ada sejumlah pengadaan yang memang dilakukan di dinas-dinas Pemkab Pekalongan yang prosesnya diduga diatur, dikondisikan sehingga vendor atau perusahaan-perusahaan tertentu yang bisa masuk dan menang untuk mendeliver barang ataupun jasa di Pemkab Pekalon. Oleh karena itu pihak-pihak yang malam ini dibawa ke Jakarta juga ada dari unsur dinas di Pemkap Pekalongan,” ditambahkan Budi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rangga Tranggana
Ronald Steven
Rangga Tranggana, Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU