Istana Ungkap Progres Revitalisasi 1.408 Madrasah

Istana melalui Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari menyampaikan perkembangan terbaru Program Prioritas Nasional terkait Revitalisasi PHTC Madrasah 2025–2026.

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Istana melalui Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari menyampaikan perkembangan terbaru Program Prioritas Nasional terkait Revitalisasi PHTC Madrasah 2025–2026. Paparan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan, Rabu (4/3).

Program yang dijalankan Kementerian Agama ini difokuskan pada penguatan sarana pendidikan berbasis madrasah.

Pemerintah menilai peningkatan infrastruktur dan fasilitas pendukung menjadi bagian penting dalam mendorong kualitas pendidikan keagamaan yang lebih merata.

Sebanyak 2.120 madrasah telah diusulkan dalam program revitalisasi PHTC, dan 1.408 di antaranya dinyatakan memenuhi kriteria untuk dilaksanakan pembenahan.

Pemerintah menegaskan proses seleksi dilakukan secara ketat agar intervensi tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

“Program revitalisasi PHTC Madrasah ini dilakukan secara selektif untuk memastikan kualitas sarana pendidikan benar-benar meningkat,” ujar Qodari dalam keterangannya.

- Advertisement -

Ia menjelaskan, skema pelaksanaan dibagi dalam dua model kontrak, yakni 556 Single Year Contract (SYC) dan 852 Multi Year Contract (MYC).

Skema ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas pembiayaan sekaligus memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan.

“Pelaksanaan dilakukan melalui 556 SYC dan 852 MYC agar pembiayaan dan pembangunan bisa lebih adaptif, namun tetap sesuai regulasi dan dalam pengawasan anggaran,” katanya.

Menurut Qodari, program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan serta meningkatkan mutu layanan pendidikan keagamaan.

Pemerintah memfasilitasi proses pendanaan dan memastikan monitoring berjalan untuk menjaga akuntabilitas.

Revitalisasi PHTC Madrasah 2025–2026 menjadi salah satu fokus penguatan sumber daya manusia berbasis pendidikan agama.

Dengan pendekatan bertahap dan terukur, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas sarana belajar yang lebih representatif bagi peserta didik madrasah di berbagai daerah.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fisca Dwi Astuti
Fisca Dwi Astuti
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU