HOLOPIS.COM, JAKARTA – KRI Prabu Siliwangi-321 di bawah komando Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja melaksanakan port visit di Port of Casablanca, Maroko. Transit itu dalam rangka pelayaran kembali menuju Indonesia.
Momen kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321 disambut Atase Pertahanan RI di Madrid Kolonel Penerbang Agus Dwi A., yang membawahi wilayah Spanyol dan Maroko. Hadir juga staf KBRI Maroko, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan diplomasi maritim TNI Angkatan Laut.
Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AL, usai pelaksanaan port visit, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 beserta sejumlah perwira melaksanakan rangkaian courtesy call. Cara itu sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan kerja sama militer.
“Kunjungan pertama dilaksanakan kepada Colonel Major Htoutou selaku Commandant of the Garrison, dilanjutkan kepada Colonel Sedraghzi selaku Commandant of First Naval Base,” demikian keterangan Dispen TNI AL dikutip pada Selasa, (17/2/2026).
Kegiatan ini juga jadi wujud nyata peran KRI Prabu Siliwangi-321 sebagai duta bangsa di setiap pelabuhan yang disinggahi. Selain itu, dalam rangka untuk perkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta meningkatkan kerja sama antar angkatan laut.
“Sekaligus mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Maroko,” lanjut keterangan Dispen TNI AL.
Sementara, Duta Besar RI untuk Kerajaan Maroko, Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna sempat melakukan pengecekan ke kapal. Dia juga menghadiri kegiatan deck reception yang diselenggarakan oleh awak kapal.
Yuyu menjelaskan, dengan transitnya KRI Prabu Siliwangi-321 di Casablanca juga punya makna strategis. Tak hanya dalam konteks pelayaran teknis, tapi juga sebagai bagian dari diplomasi maritim Indonesia.
“Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 di Casablanca mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan laut yang modern sekaligus memperkuat persahabatan dengan negara sahabat, termasuk Kerajaan Maroko,” kata Yuyu, dalam keterangan resminya, dikutip Senin, 16 Februari 2026.
Dia mengatakan diplomasi Angkatan Laut juga jadi jembatan penting dalam membangun saling pengertian dan kerja sama yang lebih erat.
Ia mengapresiasi seluruh awak kapal atas dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan misi pelayaran tersebut. Meburutnya misi tersebut merupakan tonggak penting dalam sejarah modernisasi TNI Angkatan Laut.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga keselamatan dan keamanan, serta patuhi seluruh prosedur yang berlaku. Bangsa Indonesia menantikan kepulangan kalian dengan selamat di tanah air,” jelas Yuyu.
Kemudian, KRI Prabu Siliwangi-321 meninggalkan Pelabuhan Casablanca pada 17 Februari 2026. KRI Prabu Siliwangi bakal melanjutkan pelayaran menuju Indonesia, dengan rencana singgah di beberapa pelabuhan di kawasan Afrika.
KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan kapal jenis fregat (PPA – Pattugliatore Polivalente d’Altura) yang dibangun oleh galangan kapal Italia, Fincantieri, di Mugiano.


