Rafatar Tewas Tenggelam di Kanal Makassar

0 Shares

HOLOPIS.COM, MAKASSAR Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun di Kota Makassar tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Kanal Nuri, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, pada Sabtu (16/2) sore.

Pelajar bernama Rafatar (11) itu, merupakan seorang pelajar yang berdomisili di Jalan Bepa Sawi Luar, RT 2 RW 5, Kelurahan Maccini Sombala, Makassar.

Dari keterangan saksi di lokasi, korban berenang bersama tujuh orang temannya di kanal tersebut. Mereka awalnya berada di tepi kanal namun tib-tiba lompat ke kanal untuk berenang.

“Tadi mereka berenang bersama teman-temannya, namun Rafatar tidak mundul ke pemukaan,”ujar saksi di TKP yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu salah satu teman korban, Rezki, melihat Rafatar tiba-tiba tertarik arus ke bagian tengah kanal. Rezki sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban, namun karena kehabisan napas, pegangan tersebut terlepas hingga korban tenggelam.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polri, Basarnas, Damkar, serta relawan dan potensi SAR segera menuju lokasi dan melakukan upaya pencarian melalui penyisiran dan penyelaman di sekitar titik terakhir korban terlihat.

- Advertisement -

Tak lama kemudian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka.

Beruntung saat proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca cerah dengan arus kanal dalam kategori sedang.

Dikonfirmasih terpisah, Kepala BPD Kota Makassar, M. Fadli Tahir, menjelaskan bahwa laporan mengenai anak tenggelam diterima sekitar pukul 16.00 WITA.

Tidak lama setelah itu, tim gabungan dari BPD, BVBD, Damkar, Polri, dan relawan langsung dikerahkan ke lokasi.

“Setelah menerima laporan, tim segera melakukan penyisiran dan penyelaman di titik terakhir korban terlihat. Unsur gabungan bergerak cepat untuk mempercepat proses pencarian,” jelas Fadli Tahir.

Penyelaman dilakukan berulang kali mengingat arus kanal yang cukup kuat dan kedalaman yang bervariasi. Meski demikian, proses pencarian berjalan lancar berkat koordinasi seluruh unsur yang terlibat.

Setelah beberapa menit melakukan penyisiran, tim penyelam akhirnya menemukan tubuh Rafatar dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Jalan Bepa Sawi Luar untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Suasana haru menyelimuti rumah duka saat keluarga menerima kabar tersebut. Sejumlah warga turut berdatangan untuk memberikan dukungan dan belasungkawa.

Fadli menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di area perairan.

“Kami mengimbau orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di sekitar kanal, sungai, dan pantai. Kondisi perairan bisa berubah sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rio Anthony
Ronalds Petrus Gerson
Rio Anthony, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU