Aliansi Masyarakat Sulsel: MBG Bermanfaat, Jangan Dihentikan

38 Shares

HOLOPIS.COM, MAKASSAR Aliansi Masyarakat Sulawesi Selatan menggelar aksi untuk menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program prioritas nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa menilai program tersebut telah memberi manfaat kepada masyarakat dan tidak seharusnya dihentikan di tengah pelaksanaan.

Jenderal Lapangan aksi, Zulkifli Tahir, mengatakan gerakan tersebut bertujuan menarik perhatian pemerintah agar tetap melanjutkan program-program yang dinilai berdampak langsung bagi warga.

“Kami ingin menunjukkan kepada pemerintah bahwa banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih. Karena itu kami meminta program-program prioritas nasional ini tetap berjalan,” kata Zulkifli, Rabu (24/6).

Ia menegaskan dukungan tersebut disebut tidak terkait kepentingan politik tertentu, melainkan bentuk dukungan masyarakat terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, peserta aksi berasal dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Mereka datang ke Makassar untuk menyampaikan aspirasi ke DPRD Sulsel.

- Advertisement -

“Ini gerakan yang lahir dari masyarakat. Kami menghimpun mereka untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Zulkifli menyebut sebagian besar peserta berasal dari unsur yang terlibat dalam pelaksanaan program, termasuk dari berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulsel.

Meski mendukung keberlanjutan MBG, pihaknya juga meminta adanya evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaannya.

Mereka meminta DPRD Sulsel ikut mengawal agar program berjalan tepat sasaran.

“Program ini jelas memberi manfaat, tetapi tetap perlu evaluasi dan pengawasan. Kami meminta wakil rakyat ikut mengawal, termasuk melibatkan SPPG dan relawan untuk memastikan pelaksanaannya berjalan baik,” katanya.

Dalam aksi tersebut, aliansi turut menyampaikan lima tuntutan yang berkaitan dengan program prioritas nasional, di antaranya keberlanjutan MBG, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, dan Koperasi Merah Putih.

Terkait munculnya kelompok yang menolak MBG, Zulkifli mengatakan pihaknya memilih fokus pada masyarakat yang mendukung dan merasakan manfaat program tersebut.

“Kami fokus pada masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya dan ingin program ini terus dilanjutkan,” ucapnya.

Ia juga membantah adanya mobilisasi berbayar dalam aksi tersebut. Menurutnya, peserta datang secara sukarela atas inisiatif masing-masing.

“Tidak ada yang dibayar. Kami hanya menyampaikan imbauan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam program. Mereka datang karena merasa terpanggil,” ujarnya.

Zulkifli memperkirakan jumlah massa yang hadir mencapai sekitar 15 ribu orang yang berasal dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rio Anthony
Ronalds Petrus Gerson
Rio Anthony, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU