Menyesap Kesederhanaan Secangkir Kopi Godog, Ikon Kuliner Baru Tanah Pasundan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JABAR – Di tengah gempuran tren kopi modern dengan teknik manual brew yang presisi, kawasan Priangan Timur mulai dari Garut, Ciamis, hingga Tasikmalaya tetap setia dengan tradisi kuno yang kini kembali naik daun yakni Kopi Godog. Lebih dari sekadar minuman, Kopi Godog kini resmi menyandang status sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia asal Jawa Barat.

Kata “Godog” berasal dari Bahasa Sunda yang berarti “rebus”. Sesuai namanya, keunikan kopi ini terletak pada proses pembuatannya yang jauh dari kata rumit. Tanpa timbangan digital atau mesin espresso, Kopi Godog dimasak secara tradisional di dalam wadah (biasanya panci atau teko logam) di atas api.

Metode ini, menurut para sesepuh di pedesaan Jawa Barat, bukan sekadar teknik memasak, melainkan cerminan hidup masyarakatnya yang bersahaja. Metode menyeduh ini memuat nilai kehidupan soal kesederhanaan dan menikmati kopi ini mengajarkan untuk tidak terburu-buru.

Berbeda dengan kopi tubruk biasa, proses perebusan bubuk kopi bersama air yang mendidih menciptakan ekstraksi yang lebih kuat. Kopi Godog biasanya dipadukan langsung dengan gula aren (gula kawung) di dalam rebusan yang sama.

Kombinasi tersebut membuahkan harmoni rasa yang berani berupa pahitnya kopi yang pekat berpadu sempurna dengan rasa legit alami dari gula aren. Karakteristik ampas kopi yang dibiarkan mengendap di dasar cangkir menjadi penanda bahwa minuman ini harus dinikmati perlahan, seteguk demi seteguk.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Priangan, menikmati Kopi Godog adalah tiket masuk untuk memahami budaya Sunda. Secara tradisi, kopi ini hadir di saung (pondok bambu) setelah para petani selesai bekerja di kebun, atau menjadi penghangat di tengah obrolan malam hari.

- Advertisement -

Nilai sosialnya sangat kental. Biasanya, satu panci Kopi Godog dibuat untuk dinikmati bersama-sama. Di sinilah ruang berbagi cerita tercipta, mempererat tali silaturahmi yang menjadi akar masyarakat Jawa Barat.

Penetapan Kopi Godog sebagai Warisan Budaya Tak Benda mempertegas posisinya sebagai ikon kuliner kebanggaan Tanah Pasundan. Kini, banyak kedai kopi bertema tradisional di Jawa Barat mulai mengangkat kembali menu ini sebagai sajian utama.

Bagi Anda pencinta kopi yang mencari pengalaman autentik, mengunjungi Priangan dan memesan secangkir Kopi Godog adalah cara terbaik untuk merasakan bagaimana kesederhanaan alam dan tradisi dapat menyatu dalam sebuah rasa yang tak terlupakan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU