HOLOPIS.COM, JAKARTA — Tren kedai kopi tematik di kawasan Jakarta dan sekitarnya kini semakin berkembang seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap konsep ruang publik yang kreatif dan interaktif.
Salah satu jaringan kedai kopi lokal yang sukses mencuri perhatian publik adalah Loopline Coffee, yang menawarkan sensasi minum kopi di dalam replika gerbong kereta komuter Jepang.
Secara spesifik, konsep visual kedai kopi ini terinspirasi langsung dari Yamanote Line, salah satu jalur KRL komuter paling ikonik dan padat di kota Tokyo, Jepang.
Warna hijau neon cerah yang serupa dengan identitas visual rute Yamanote Line di Jepang dipilih sebagai warna utama eksterior dan interior seluruh gerai Loopline Coffee.
Saat pertama kali melangkah masuk, pengunjung langsung disambut dengan dekorasi interior presisi yang menyerupai bagian dalam gerbong kereta modern negeri sakura tersebut.
Fasilitas dekoratif seperti gantungan pegangan tangan penumpang atau hand strap sengaja dipasang di area langit-langit untuk memperkuat atmosfer perjalanan komuter yang otentik.
Tata letak tempat duduk dirancang menggunakan konfigurasi kursi panjang berhadap-hadapan, lengkap dengan replika jendela kaca besar khas jendela kereta urban.
Untuk memperkuat tema, dipasang pula berbagai aksen pelengkap seperti peta rute perjalanan di atas pintu hingga papan informasi barang hilang beraksen bahasa Jepang.
Keunikan ini kian nyata di cabang Depok, di mana area luar ruangan lantai duanya dibangun persis di samping perlintasan kereta aktif Commuter Line arah Bogor-Jakarta.
Di lokasi tersebut, pengunjung dapat menikmati kopi sambil merasakan getaran dan melihat langsung kereta komuter nyata yang melintas secara berkala di depan mata mereka.
Tidak hanya mengandalkan aspek visual, Loopline Coffee juga berinovasi dengan menyajikan seluruh minuman dinginnya di dalam kemasan kaleng plastik transparan bersegel rapat.
Varian menu minuman yang disajikan pun beragam, mulai dari Es Kopi Loop Aren, Salted Caramel Latte, hingga racikan teh aromatik seperti Floral Osmanthus Latte.
Sebagai pendamping minum kopi, tersedia kudapan bertema “ekiben” atau kotak bekal stasiun Jepang, seperti Vanilla Brulee Toast dan kentang goreng bumbu kari Jepang.
Kini, jaringan kedai kopi berkonsep kereta komuter ini terus berekspansi ke titik-titik strategis seperti Pluit, Green Lake City, SCBD, BSD Tangerang, hingga Bekasi.
Dengan menerapkan sistem pemesanan mandiri menggunakan layar sentuh tanpa tunai, Loopline Coffee sukses memadukan kopi arabika Kerinci dengan efisiensi gaya hidup modern komuter perkotaan.

