Diam bisa memberi ruang bagi kita untuk bertanya kepada diri sendiri, antara lain :
Sudahkah aku bahagia dengan apa yang sedang kujalani? Atau aku hanya terbawa arus?. Atau Apakah aku menjalani kehidupan yang aku pilih, atau kehidupan yang orang lain harapkan dariku?
Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin tidak bisa dijawab dalam satu hari, tetapi hari Minggu memberi tempat untuk memulainya.
Tidak Semua Healing Terlihat
Perlu Sobat Holopis tahu, bahwa healing tidak selamanya berbentuk aktualisasi sosial, seperti halnya ; traveling, jalan-jalan, nonton bioskop, brunch dengan teman, dan lain sebagainya. Namun ada juga healing yang tidak pernah dipublikasi atau diposting di media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Healing yang tidak terlihat bisa dilakukan dengan cara ; memaafkan diri sendiri, menghapus kontak yang membuat luka, mengurangi ekspektasi terhadap orang lain, menerima bahwa beberapa hal butuh waktu untuk berubah, atau belajar berkata tidak tanpa rasa bersalah.
Healing juga bisa berarti berhenti mengejar validasi, berhenti membandingkan hidup dengan orang lain, dan berhenti menyangkal emosi yang sebenarnya ingin muncul ke permukaan.
Healing bukan tentang pelarian, tetapi tentang keberanian menghadapi diri sendiri.
Hari Minggu: Titik Awal Baru
Setelah proses healing kecil itu, hari Minggu sering menjadi titik awal untuk memulai minggu berikutnya dengan energi baru. Mungkin masih ada tugas yang menunggu, target yang belum tercapai, atau tantangan yang siap menghadang. Namun kali ini, kita melangkah dengan pikiran yang lebih jernih, hati yang lebih ringan, dan tubuh yang lebih siap.
Karena healing bukan membuat hidup bebas masalah, tetapi membuat kita lebih kuat menghadapinya. Karena pada akhirnya, kita tidak selalu membutuhkan liburan jauh untuk menemukan kedamaian. Kadang, kita hanya butuh keberanian untuk memberi diri waktu bernapas.


