BerandaNewsRagamKarya Raya 2025 Pamerakan 1.870 Karya Generasi Emas Indonesia

Karya Raya 2025 Pamerakan 1.870 Karya Generasi Emas Indonesia

0 Shares

JAKARTA – Ibarat menemukan harta karun di lautan imajinasi, itulah yang terjadi di puncak acara Karya Raya 2025. Festival literasi anak terbesar ini sukses memamerkan dan menerbitkan angka fantastis yaitu 1.870 karya buku anak dan remaja.

Tentunya jumlah ini tak hanya mencetak rekor nasional sebagai gerakan literasi anak terbesar, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa “Generasi Emas Indonesia” tak hanya menunggu, tapi sudah mulai berkarya.

Bertempat di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menegaskan bahwa karya-karya ini adalah “mesin baru pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia”.

“Hari ini kita rayakan karya anak-anak bukan hanya sebagai tulisan atau gambar, tetapi sebagai ekspresi penuh cinta dan imajinasi. Kreativitas anak-anak adalah sumber daya yang tidak terbatas,” ujar Wamen Ekraf Irene Umar.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, turut mengapresiasi acara ini sebagai “gerakan literasi grafis” yang menumbuhkan budaya menulis, membaca, sekaligus mengasah daya imajinasi.

“Anak-anak penulis Karya Raya hari ini adalah calon pemimpin bangsa yang 20 tahun ke depan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045,” tegasnya.

Hal yang menarik, festival yang diprakarsai oleh platform kreatif Bookabook ini berhasil menarik partisipasi luar biasa. Sebab 70% karya datang dari penulis cilik Jakarta, dan 30% sisanya mengalir dari luar daerah, bahkan luar negeri! Hal ini menunjukkan Karya Raya telah menjadi magnet kreativitas yang melampaui batas geografis.

Co-Founder Karya Raya & Bookabook, Ernest Julius Wiyanto, menambahkan bahwa program ini adalah jalan bagi generasi muda agar lebih berani bermimpi. “Kami ingin anak-anak terdorong untuk mengeksplorasi kreativitas dan menemukan potensi terbaik dalam diri mereka, baik sebagai penulis, pencipta, maupun pembuat perubahan,” katanya.

Acara yang digelar sejak 6 September di Perpustakaan Jakarta, Cikini, dan ditutup dengan Awarding Fest ini bukan sekadar pameran. Ada Sesi Talk Karya Raya dan lokakarya yang dirancang untuk memperkuat talenta muda. Visi besarnya? Memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kreativitas di kawasan.

Karya Raya 2025 telah menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi sebagai fondasi pembangunan bangsa, sekaligus mendorong lahirnya industri kreatif nasional yang berbasis pada ide-ide cemerlang generasi muda. 1.870 buku ajaib ini adalah awal dari sebuah babak baru.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dede Suhadi
Dede Suhadi
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA