Pemerintah Kirim 5,5 Juta Buku ke Sekolah, Targetkan Minat Baca Anak Naik

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah mulai mendistribusikan 5.538.300 eksemplar buku bacaan bermutu ke sekolah-sekolah di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di Indonesia. Pengiriman dilakukan pada Kamis (31/7) dan menjangkau 18.444 sekolah dasar (SD) serta 6.165 sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di 510 kabupaten/kota pada 38 provinsi.

Program ini ditujukan untuk memperluas akses terhadap bahan bacaan berkualitas sekaligus mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca sejak usia sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan penguatan literasi dan numerasi menjadi bagian dari pelaksanaan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, peningkatan minat baca anak terus didorong melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami berusaha dengan segala kemampuan agar minat baca anak dapat ditingkatkan. Bersama mitra, termasuk Pura Barutama dan PT Mars Akbar Mandiri, kami berharap program ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi anak-anak Indonesia,” ujar Abdul Mu’ti, dikutip Senin (3/8).

Tiga Langkah Perkuat Literasi

Kemendikdasmen menjalankan tiga strategi utama dalam memperkuat kemampuan literasi peserta didik.

- Advertisement -

Pertama, menumbuhkan kebiasaan membaca (book engagement). Kedua, meningkatkan kecakapan membaca. Ketiga, memastikan ketersediaan bahan bacaan bermutu di sekolah.

Distribusi buku tahun ini diprioritaskan bagi sekolah yang berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2025 masih berada di bawah kompetensi minimum pada aspek literasi serta belum pernah menerima bantuan buku pada tahun-tahun sebelumnya.

Dengan skema tersebut, pemerintah berharap bantuan dapat tepat sasaran dan menjangkau sekolah yang paling membutuhkan.

Buku Bergambar hingga Komik

Jenis buku yang dikirim disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

Untuk siswa SD, pemerintah menyalurkan buku bergambar yang dirancang menarik bagi anak-anak. Sementara itu, siswa SMP menerima komik dan novelet agar kegiatan membaca terasa lebih dekat dengan keseharian mereka.

Ragam bacaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan siswa untuk membaca sekaligus membangun budaya literasi di lingkungan sekolah.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria, mengapresiasi langkah Kemendikdasmen yang tidak hanya memperluas akses buku, tetapi juga memperhatikan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus melalui penyediaan buku braille serta materi pembelajaran berbentuk audio dan video.

“Upaya ini harus terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan mutu literasi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, memastikan setiap paket buku telah dilengkapi panduan pemanfaatan sehingga dapat digunakan secara optimal oleh guru, kepala sekolah, maupun siswa.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU