Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya menyebut hampir 29.000 koperasi telah mencapai tahap kesiapan pembangunan.
Dari jumlah tersebut, sekitar 8.000 koperasi sedang menjalani proses pemenuhan perlengkapan untuk menunjang kegiatan usaha.
Persiapan mencakup ketersediaan barang kebutuhan masyarakat, seperti pupuk, gula, minyak goreng, dan LPG.
Pemerintah juga memeriksa kesiapan kendaraan operasional yang akan mendukung distribusi barang.
Kendaraan yang diperiksa meliputi truk, mobil pikap, hingga kendaraan roda tiga.
Zulkifli menekankan pemeriksaan tidak cukup dilakukan dengan melihat keberadaan kendaraan secara fisik.
Pemerintah perlu memastikan kendaraan memiliki mesin yang berfungsi dan benar-benar bisa digunakan.
Pengecekan tersebut menjadi penting karena kelancaran distribusi menentukan kemampuan koperasi dalam menyediakan barang bagi masyarakat.
Fasilitas yang tersedia tidak akan optimal jika kendaraan pengangkut maupun perlengkapan pendukung belum siap digunakan.
Selain menjalankan kegiatan usaha, Kopdes Merah Putih dirancang mendukung distribusi bantuan pangan pemerintah.
Bantuan beras yang disiapkan mencapai 1 juta ton untuk 33,2 juta penerima dari kelompok desil 1 hingga 4.
Keterlibatan koperasi desa diharapkan memperkuat penyaluran kebutuhan pokok hingga tingkat masyarakat.
Namun, pelaksanaannya membutuhkan pengelola yang siap bekerja, ketersediaan barang, serta sarana distribusi yang berfungsi dengan baik.



