Zulfan Lindan Diadukan ke Bareskrim Gegara Tuding PDIP Dalang Kerusuhan Agustus 2025

57 Shares

Zulfan Lindan soal PDIP dan Kerusuhan Agustus 2025

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa materi yang dipersoalkan oleh Prabu Sutisna adalah video berjudul “Soal Masa Depan Politik Jokowi, Zulfan Lindan: Hanya Kalangan Prabowo yang Peduli!” dan tayang pada 9 Februari 2026 lalu.

Di mana di dalam podcast tersebut, ia menyampaikan analisis bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah banyak mengakomodir keinginan PDIP di pemerintahan Prabowo-Gibran. Di antaranya soal Wisma Yasoo, Rp200 Miliar yang merupakan uang kompensasi, serta meminta agar Hasto Kristiyanto mendapatkan amnesti dari hukuman penjara akibat tuduhan kasus tindak pidana suap sehingga bisa ikut Kongres PDIP.

“Apa pun yang diminta Ibu Megawati itu kan dikasih sama Pak Prabowo,” kata Zulfan Lindan.

“Satu, Ibu Mega minta Wisma Yaso dikembalikan, dikasih kan. Kedua, dikasih uang Rp200 Miliar untuk rumah Presiden Bung Karno, ya kompensasi kan, dikasih kan. Terus dia minta bagaimana caranya Hasto bisa ikut Kongres, dibuat amnesti sama pak ini (Prabowo -red),” lanjutnya.

Dari paparan Zulfan Lindan tersebut, Presiden Prabowo Subianto pada akhirnya masih menganggap PDIP adalah rival politik dan tidak menjadi sekutu dalam pemerintahan Kabinet Merah Putih saat ini, karena PDIP dianggap ikut terlibat di dalam kerusuhan Agustus 2025 tersebut.

“Tapi terus terang, kok mereka tega ikut-ikut dalam gerakan Agustus menyerang pemerintah, iya kan, kan itu pikiran-pikiran Pak Prabowo, oleh sebab itu tidak dianggap sekutu,” ucap Zulfan.

57 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU