Viral Skin Booster dari ‘Kulit Mayat’ di Korea, BPOM RI Akhirnya Buka Suara

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Disebut bisa membuat kulit lebih menarik, skin booster berbahan jaringan manusia ini justru bikin geger. BPOM RI akhirnya mengungkap statusnya.

Skin booster yang disebut berasal dari “kulit mayat” tengah bikin heboh di Korea Selatan.

Produk ini digunakan dalam prosedur estetika dan mengandung bahan yang berasal dari jaringan kulit manusia.

Lantas, bagaimana statusnya di Indonesia?

Pertanyaan tersebut menjadi sorotan setelah produk yang mengandung Human Acellular Dermal Matrix (hADM) ramai diperbincangkan.

Istilah “skin booster kulit mayat” pun membuat publik penasaran sekaligus khawatir mengenai bahan yang sebenarnya digunakan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya memberikan penjelasan.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan produk skin booster yang mengandung hADM tersebut belum memperoleh persetujuan, belum terdaftar, dan belum beredar di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Taruna di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

BPOM saat ini juga melakukan investigasi menyeluruh melalui Kedeputian 1 Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif serta Kedeputian 4 Bidang Penindakan.

Istilah “suntik kulit mayat” memang terdengar cukup mengerikan.

Namun, secara ilmiah, produk tersebut tidak berarti kulit manusia utuh diambil lalu disuntikkan ke wajah.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) menjelaskan bahwa human acellular dermal matrix (hADM) merupakan matriks jaringan kulit manusia yang berasal dari donor dan telah melalui proses khusus.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU