Tidak ada informasi terverifikasi yang memastikan bahwa aktivitas pria dalam video tersebut merupakan praktik perdukunan.
Begitu pula belum ada bukti yang menunjukkan aktivitas itu berkaitan dengan hasil pertandingan Indonesia melawan Thailand.
Narasi tersebut berkembang terutama karena kemunculannya bertepatan dengan keberhasilan Garuda mengalahkan Thailand dalam pertandingan final.
Laga yang digelar Senin, 5 Oktober 2026, itu memang berlangsung penuh drama. Indonesia dan Thailand sama-sama tampil agresif hingga pertandingan harus melewati waktu normal dan tambahan.
Kedua kesebelasan akhirnya masih berada dalam kedudukan 2-2. Gelar juara pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Pada babak tos-tosan tersebut, Indonesia mampu menjaga konsentrasi.
Skuad Garuda akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti sekaligus memastikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi milik Indonesia.
Setelah pertandingan berakhir, berbagai unggahan lama yang berkaitan dengan Thailand kembali bermunculan.
Video yang sebelumnya tidak terlalu mendapat perhatian pun ikut terseret ke dalam euforia kemenangan Garuda.
Namun, reaksi netizen terhadap video tersebut justru jauh dari kesan menyeramkan.
Kolom komentar berubah menjadi tempat bercanda.
Warganet ramai membuat lelucon seolah-olah aksi dalam video tersebut gagal membantu Thailand mengatasi perlawanan Indonesia.
“Harusnya tutup botolnya dibuka supaya jampi-jampinya larut di air minumnya,” tulis salah seorang netizen.



