HOLOPIS.COM, JAKARTA – Marc Marquez datang ke MotoGP Mandalika 2026 dengan modal bagus setelah tampil dominan di Jepang. Namun, ada satu catatan yang masih menghantuinya Mandalika belum pernah menjadi tempat bersahabat bagi juara dunia sembilan kali tersebut.
Sejak sirkuit Mandalika masuk kalender MotoGP, Marquez belum pernah menyelesaikan balapan utama di sana. Tiga edisi terakhir berakhir dengan kecelakaan.
Marquez memang punya catatan buruk di Mandalika.
Dalam tiga edisi terakhir, pembalap Ducati itu selalu gagal menyelesaikan Grand Prix setelah mengalami kecelakaan.
Salah satu yang paling diingat terjadi pada MotoGP Mandalika 2025. Marquez mengalami crash yang cukup keras hingga mengalami patah tulang selangka.
Kini, Marquez kembali ke Indonesia dengan kondisi berbeda.
Setelah menyapu bersih seri Jepang, ia hanya tertinggal dua poin dari Jorge Martin di klasemen MotoGP. Mandalika pun menjadi kesempatan untuk kembali memangkas jarak dengan rivalnya.
Ducati Tak Panik
Menariknya, Ducati tidak memasang tekanan berlebihan kepada Marquez soal hasil di Mandalika.
Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, bahkan menganggap kehilangan sekitar 10 hingga 12 poin di sirkuit tersebut bukan sesuatu yang terlalu mengkhawatirkan.
“Saya pikir kehilangan 10 atau 12 poin bisa dibilang bukan sesuatu yang buruk,” ucap Tardozzi kepada TNT Sports.
Meski begitu, bukan berarti Ducati datang ke Mandalika hanya untuk bermain aman.
Tardozzi menegaskan target mereka tetap kemenangan.
“Saya ingin mengatakan satu hal: ya, kami bisa menganggap bahwa kehilangan 10 atau 12 poin adalah kerugian yang wajar di Mandalika, tapi kami akan ke sana untuk menang,” dia menambahkan jelang MotoGP Mandalika 2026.
Mandalika Justru Dikuasai Ducati
Jika melihat hasil beberapa musim terakhir, Ducati sebenarnya punya catatan kuat di Mandalika.
Francesco Bagnaia memenangkan balapan pada 2023. Setahun kemudian, Jorge Martin menjadi pemenang pada 2024.



