JAKARTA — Pakar hukum tata negara Denny Indrayana kembali memberikan perkembangan terbaru terkait sayembara untuk menunjukkan dokumen pendidikan tingkat SMA atau sederajat milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam unggahan terbarunya, Denny menyebut total komitmen hadiah sayembara kini telah mencapai Rp10.279.573.557. Sayembara tersebut dibuka sejak 9 Agustus dan berakhir pada Rabu, 9 September 2026.
“📢 UPDATE SAYEMBARA IJAZAH GIBRAN ⏳ 1 hari lagi! 💰 Total hadiah kini Rp10.279.573.557 📅 9 Agustus – 9 September 2026,” tulis Denny dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (9/9/2026).
Denny kembali mengajak publik mengawal persoalan tersebut dengan menempatkannya dalam konteks moralitas dan konstitusi.
“Mari kawal terus moralitas dan konstitusi bernegara kita.” tulisnya.
Ia sekaligus memastikan langkah hukum berikutnya akan ditempuh setelah sayembara berakhir. Denny menyatakan pihaknya akan mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (10/9/2026) besok.
“Besok kamis kita ajukan Permohonan merebut kembali Marwah dan Wibawa Negara Hukum Republik Indonesia ke hadapan Sembilan Negarawan Hakim Konstitusi,” tulis Denny.
Denny menutup pernyataannya dengan meminta dukungan atas langkah hukum yang akan ditempuh.
“Semoga Allah SWT meridhoi perjuangan kita. Terus Berjuang!” lanjutnya.
Duduk Perkara Sayembara Ijazah Gibran
Sayembara tersebut bermula dari persoalan yang dipersoalkan Denny terkait syarat pendidikan Gibran sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024.
Denny sebelumnya mempertanyakan bukti pendidikan tingkat SMA atau sederajat yang menjadi dasar pemenuhan syarat pencalonan Gibran. Ia kemudian membuka sayembara pada 9 Agustus 2026 dengan menawarkan hadiah bagi pihak yang dapat menunjukkan dokumen yang dimaksud.
Nilai hadiah terus meningkat seiring bertambahnya pihak yang menyatakan komitmen. Pada akhir Agustus nilainya telah menembus Rp5 miliar, kemudian meningkat menjadi miliaran rupiah dan kini, berdasarkan pembaruan Denny, mencapai lebih dari Rp10,27 miliar.
Denny sebelumnya mengatakan sayembara tersebut bukan semata-mata ditujukan kepada Gibran secara pribadi. Ia mengaitkannya dengan kepatuhan terhadap persyaratan pencalonan pemimpin nasional.
Menurut Denny, apabila hingga batas waktu tidak ada dokumen yang dapat menunjukkan pemenuhan syarat pendidikan tersebut, persoalan itu akan dibawa ke ranah hukum.
Dari Sayembara ke Mahkamah Konstitusi
Seiring berakhirnya sayembara, Denny menyiapkan langkah hukum dengan membawa persoalan tersebut ke MK.
📢 UPDATE SAYEMBARA IJAZAH GIBRAN
Baca juga : Refly Harun Sebut Jangan Sampai MK Tak Beri Ruang Pembuktian Syarat Pendidikan Gibran Lagi⏳ 1 hari lagi!
💰 Total hadiah kini Rp10.279.573.557📅 9 Agustus – 9 September 2026
📱 WA: +61 434 794 488Mari kawal terus moralitas dan konstitusi bernegara kita.
Besok kamis kita ajukan Permohonan merebut kembali Marwah dan Wibawa Negara… pic.twitter.com/kIZteCKU0t
Baca juga : Akbar Faizal Anggap Putusan MK Tunjukkan Bukti Ijazah Gibran soal Syarat Cawapres Bermasalah— Denny Indrayana (@dennyindrayana) September 9, 2026



