Russell Brand Hadapi Sidang di London atas Tuduhan Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Komedian sekaligus aktor asal Inggris Russell Brand dijadwalkan menjalani persidangan di London mulai Senin (12/10). Pria berusia 51 tahun itu didakwa melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap enam perempuan.

Brand membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia mengaku tidak bersalah atas tiga dakwaan pemerkosaan, satu dakwaan pelecehan tidak senonoh, serta tiga dakwaan pelecehan seksual. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan tindakan yang disebut terjadi pada awal perjalanan kariernya.

Russell Brand dikenal luas oleh publik Inggris sejak awal 2000-an. Namanya mulai menanjak ketika ia menjadi pembawa acara “Celebrity Big Brother’s Big Mouth”, program turunan dari reality show “Celebrity Big Brother”. Ia juga mendapat penghargaan Best Male Comedy Newcomer dalam British Comedy Awards melalui program “Russell Brand’s Got Issues”.

Selain melalui televisi, Brand dikenal sebagai komedian stand-up dengan gaya penampilan yang enerjik dan penuh humor provokatif. Materi komedinya kerap membahas seks dan kehidupan pribadinya, membuatnya menjadi salah satu entertainer panggung yang cukup populer di Inggris.

Pada 2006, Brand menjadi pembawa acara “The Russell Brand Show” di BBC Radio 2. Program mingguan tersebut dikenal dengan percakapan yang terbuka dan sering kali berisi materi dewasa bersama rekan pembawa acara serta para tamu.

Namun, karier radionya mengalami masalah besar pada 2008. Brand meninggalkan program tersebut setelah pesan suara yang ia tinggalkan bersama presenter Jonathan Ross untuk aktor “Fawlty Towers”, Andrew Sachs, disiarkan dalam acara tersebut.

Dalam pesan tersebut, Brand dan Ross melontarkan lelucon bernada seksual mengenai cucu Sachs. Siaran itu memicu kemarahan publik dan pelanggaran aturan penyiaran Inggris. BBC menerima puluhan ribu keluhan, sementara regulator penyiaran Ofcom mendapatkan hampir 2.000 pengaduan.

Kontroversi tersebut kemudian dikenal sebagai “Sachsgate”. Perdana Menteri Inggris saat itu, Gordon Brown, turut mengomentarinya dan menyebut perkataan Brand tidak pantas serta tidak dapat diterima.

Brand ketika itu menyatakan bertanggung jawab penuh atas ucapannya dan meminta maaf. Namun, beberapa tahun kemudian, ia juga menilai kontroversi tersebut tidak terlepas dari adanya agenda media tertentu untuk menyerang dan melemahkan BBC.

Terlepas dari kontroversi tersebut, karier Brand terus berkembang. Pada tahun yang sama ketika ia meninggalkan program radionya, acara televisinya “Russell Brand’s Ponderland” masuk nominasi BAFTA.

Namanya kemudian semakin dikenal di Hollywood setelah memerankan karakter Aldous Snow, seorang bintang rock yang gemar berpesta, dalam film komedi romantis “Forgetting Sarah Marshall”. Ia kembali memainkan karakter tersebut dalam film “Get Him to the Greek” dua tahun kemudian.

Pada periode tersebut, Brand juga menjalin hubungan dengan penyanyi pop Amerika Serikat Katy Perry. Keduanya menikah pada Oktober 2010, tetapi rumah tangga tersebut hanya bertahan sekitar satu tahun sebelum Brand mengajukan perceraian.

Perry kemudian mengatakan bahwa Brand menyampaikan keputusan bercerai melalui pesan singkat pada malam Tahun Baru 2011. Ia juga menggambarkan hubungan tersebut sebagai pengalaman yang menyakitkan dan menyebut adanya sikap mengontrol dari Brand.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU