HOLOPIS.COM, JAKARTA – Isu turis berkualitas di Bali kembali memanas usai pernyataan Arya Wedakarna. Di tengah polemik itu, cerita Pongki Barata soal bule yang cuma numpang cas HP, viral lagi.
Perbincangan mengenai kualitas wisatawan di Bali kembali menjadi sorotan.
Setelah muncul cerita Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna tentang perilaku wisatawan asing, pengalaman musisi Pongki Barata dan istrinya, Sophie Navita, saat memiliki kedai kopi di Pulau Dewata ikut menarik perhatian.
Pongki dan Sophie mengungkapkan pengalaman menghadapi sejumlah wisatawan asing yang datang ke kedai kopi mereka tanpa memesan makanan atau minuman.
Ada yang hanya menumpang mengisi daya ponsel, menggunakan toilet, hingga meminta selimut setelah kehujanan.
Pengalaman tersebut diceritakan dalam perbincangan di kanal YouTube TS Media.
Kisah ini menambah pembahasan tentang etika wisatawan dan bagaimana seharusnya pengunjung menghormati masyarakat lokal ketika berlibur di Bali.
Pongki mengaku pernah menghadapi langsung perilaku sejumlah pengunjung ketika masih mengelola kedai kopi.
“Yang kita alami sendiri, dulu kita punya coffee shop,” kata Pongki.
Ia menjelaskan, banyak wisatawan asing datang ke tempat usahanya tanpa memesan apa pun.
Sophie pun menceritakan kejadian serupa yang menurutnya bukan hanya terjadi sekali.
Salah satu pengalaman yang paling diingatnya adalah ketika pengunjung masuk, mencolokkan pengisi daya ponsel, lalu tidak melakukan transaksi.
Sophie mengaku pernah bertanya langsung apakah pengunjung tersebut ingin memesan makanan atau minuman.



