Dalam pelaksanaannya, Presiden Prabowo meminta seluruh kepala daerah, aparat pemerintah, hingga aparat keamanan ikut mengawasi penyelenggaraan MBG agar tidak terjadi penyimpangan. Presiden menegaskan bahwa setiap anggaran negara harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.
“Saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa boleh periksa semua dapur MBG saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN, kalau perlu lapor langsung ke saya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa bendungan yang diresmikan merupakan simbol dari pembangunan yang lebih besar untuk membawa Indonesia menjadi negara yang maju. Pemerintah, kata Presiden, akan terus membangun berbagai infrastruktur strategis guna mendukung ketahanan pangan, energi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita perlu bendungan-bendungan lebih besar. Kita akan bangun nanti tenaga surya 100 gigawatt. Kita akan melaksanakan pembangunan besar-besaran. Orang-orang nanti akan lihat Indonesia yang bangkit itu bagaimana. Kita akan buktikan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang hebat,” tandasnya.



