Presiden Palestina : Perang Israel di Gaza paling Mengerikan dalam Tragedi Kemanusiaan

0 Shares

JAKARTA – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa masyarakat Palestina saat ini sudah menderita selama hampir dua tahun karena genosida, penghancuran, kelaparan, dan pengungsian. Hal itu disampaikan Abbas saat berpidato di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations General Assembly (UNGA)

“Saya berbicara kepada Anda hari ini setelah hampir dua tahun ketika rakyat Palestina di Jalur Gaza menghadapi perang genosida, penghancuran, kelaparan, dan pengungsian,” kata Abbas, dikutip Holopis.com, Jum’at (26/9).

Ia mengatakan genosida telah dilancarkan oleh pasukan pendudukan Israel, yang telah menewaskan dan melukai lebih dari 220.000 warga Palestina, sebagian besar di antaranya adalah anak-anak, perempuan, dan orang tua yang tidak bersenjata, tegasnya.

Abbas juga mengecam perluasan permukiman Israel di Tepi Barat, memperingatkan bahwa hal itu mengancam solusi dua negara.

“Kami menolak dan sangat menyesalkan rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menciptakan Israel raya,” kata Abbas.

Meski demikian, ia mengatakan tak setuju dengan apa yang diakukan Hamas pada 7 Oktober. Ia mengatakan serangan itu tidak mewakili masyarakat Palestina.

“Kami menolak apa yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober,” kata Abbas,

Karena itu lah, ia mengatakan nantinya negara Palestina tidak akan dipimpin oleh Hamas. Abbas menyebutkan bahwa Otoritas Palestina siap mengemban tanggung jawab penuh pemerintahan.

Sebagai informasi, serangan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 65.419 warga Palestina sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Gaza.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU