Pesta Babi Kini Tayang Online di YouTube, Ini Linknya!

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Pesta Babi kini resmi tayang online di YouTube usai viral dan menuai kontroversi saat pemutaran Nobar. Film dokumenter ini langsung diburu penonton, cek linknya di sini.

Film dokumenter investigasi berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” resmi dirilis secara online di YouTube pada Jumat (22/5/2026).

Peluncuran ini menjadi puncak dari rangkaian panjang pemutaran nonton bareng (nobar) di lebih dari 1.800 titik di Indonesia dan sejumlah negara, yang sebelumnya sempat diwarnai pembubaran hingga polemik di berbagai daerah.

Film yang disutradarai Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Jehan Paju Dale ini diproduksi oleh kolaborasi sejumlah lembaga seperti Watchdoc Documentary, Ekspedisi Indonesia Baru, Jubi Media, Pusaka Bentala Rakyat, Greenpeace Indonesia, hingga LBH Papua Merauke.

Dokumenter ini menyoroti isu konflik lahan, ekspansi proyek strategis nasional (PSN), serta dampaknya terhadap masyarakat adat di Tanah Papua.

Peluncuran resmi film ini dilakukan secara simbolis di Aula Gereja Katolik Kristus Terang Dunia, Waena, Jayapura, Papua.

Momen tersebut disiarkan juga melalui Instagram @watchdoc_insta sebelum akhirnya film diunggah ke kanal YouTube JubiTV.

Dalam proses peluncuran, Vincen Kwipalo, salah satu tokoh masyarakat adat yang menjadi narasumber dalam film, menekan tombol publikasi sebagai tanda resmi tayangnya film di platform digital.

Aksi ini disambut simbolis dengan pemotongan pita dalam acara yang digelar sederhana namun penuh makna tersebut.

Menurut pihak Jubi Media, pemilihan Papua sebagai lokasi peluncuran bukan tanpa alasan.

Film ini disebut pertama kali diputar di wilayah tersebut sebelum kemudian “berkelana” melalui rangkaian nobar yang digelar komunitas, mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil di berbagai daerah.

Sebelum dirilis secara daring, Pesta Babi lebih dulu diputar melalui skema nobar yang berlangsung selama sekitar 40 hari.

Tercatat lebih dari 11.000 hingga 15.000 pendaftar ikut dalam pemutaran film ini di lebih dari 1.800 titik.

Namun, perjalanan nobar tersebut tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Sejumlah pemutaran disebut sempat dibubarkan, diintimidasi, hingga dilarang di beberapa lokasi.

Bahkan, dalam laporan kolaborator film, terdapat puluhan titik yang mengalami gangguan keamanan selama proses pemutaran berlangsung.

Meski demikian, pihak Watchdoc menyebut justru dari situ ruang diskusi semakin terbuka.

Nobar dianggap menjadi medium alternatif untuk membahas isu-isu yang jarang muncul di ruang publik arus utama, khususnya terkait Papua.

Film Pesta Babi mengangkat isu besar terkait pembangunan proyek pangan dan energi seperti biodiesel sawit serta bioetanol tebu di Papua.

Dalam dokumenter ini, proyek tersebut disebut berdampak pada deforestasi, perampasan tanah adat, hingga perubahan sosial di masyarakat lokal.

Selain itu, film juga menampilkan narasi mengenai operasi keamanan dan dinamika sosial yang terjadi selama ekspansi proyek berlangsung dalam beberapa dekade terakhir.

Masyarakat adat seperti suku Malind, Yei, Awyu, dan Muyu ditampilkan sebagai bagian dari narasi perjuangan mempertahankan tanah mereka.

Kini masyarakat dapat mengakses film ini secara gratis melalui YouTube setelah sebelumnya hanya bisa ditonton melalui nobar terbatas di kanal Redaksi JubiTV https://youtu.be/MpdrWgDRVf8?si=2eUqbxR6r8RjREWQ

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU