“Yang banyak kejangkau, kerangkul adalah mereka yang di usia 20 sampai 30-an anak punk, anak jalanan sudah punya anak di jalanan, kadang dia sudah menikah sudah bercerai,” ucap Ustadz Halim.
“Kalau bapaknya enggak saya selamatin, anaknya nanti nge-punk, karena kita punya program mengenalkan peta jalan pulang. Justru di sinilah saatnya menyadarkan bapak ibunya agar dia enggak ke jalanan. Akhirnya karena kesadaran rohani pun tumbuh,” pungkasnya.
Penulis: Rafli Abdullah Santosa
- Advertisement -



