HOLOPIS.COM, SURABAYA – Ledakan keras mengguncang kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Dampaknya cukup besar, sebanyak 41 bangunan di sekitar lokasi RM Nasi Tempong Sri Dewi dilaporkan mengalami kerusakan.
Polisi menyebut kerusakan didominasi kaca pecah akibat kuatnya getaran. Dugaan awal mengarah pada kebocoran tabung gas berukuran 50 kilogram.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak ledakan.
“Sampai saat ini ada kurang lebih 41 yang mengalami rusak, berupa pecah kaca sebagian besar karena memang dari ledakan itu cukup menimbulkan getaran yang cukup kuat. Dan terus kita akan dalami kembali,” kata Luthfie kepada wartawan di lokasi, Selasa (6/10/2026).
Kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan ruko di sekitar lokasi. Sejumlah rumah warga yang berada di belakang lokasi ledakan juga ikut terdampak.
“Ada ruko yang di seputaran lokasi ini, kemudian 15 itu rumah yang di belakang. Rusak parahnya lima, yang lainnya rusak ringan aja ya,” ujarnya.
Dari pendataan sementara tersebut, terdapat lima rumah yang mengalami kerusakan parah. Sementara rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Luthfie belum menyebut secara pasti radius dampak ledakan tersebut.
Namun, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, ledakan terdengar dan terasa cukup kuat.
“Dari keterangan para saksi yang ada di sini memang menyatakan ledakannya cukup besar, cuma besarnya seperti apa itu kan kita masih (mendalami),” jelasnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber dan penyebab ledakan secara menyeluruh.
Bukan Karena Bom
Sementara itu, Danden Gegana Satbrimob Polda Jatim Kompol Dyan Vicky Sandi menyampaikan hasil pemeriksaan awal di lokasi.
Dari penyelidikan yang dilakukan, petugas tidak menemukan bahan peledak maupun unsur-unsur yang mengarah pada bom.
“Tapi lebih ke arah ini ledakan sebetulnya BLEVE. Jadi karena ada tekanan gas yang terkumpul dalam satu ruangan, sehingga setelah terpemicu itu akan meledak, berakibat dengan kerusakan yang tadi disampaikan oleh Kapolres,” pungkasnya.



