“Kami sangat berempati dan oleh karena itu sekaligus ini memotivasi kami untuk bekerja dengan lebih sungguh-sungguh,” katanya.
Raja Juli menegaskan, kritik dan masukan dari masyarakat, baik melalui media massa maupun media sosial, menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan upaya penanganan karhutla.
Menurutnya, pemerintah tidak menutup diri terhadap berbagai kritik yang disampaikan publik.
“Kritik itu adalah vitamin, obat untuk memotivasi kami untuk bekerja lebih keras,” pungkasnya.



