Kenapa Saat Puasa Sering Ngantuk dan Lemas? Ini Kata Dokter

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Banyak orang merasa cepat lelah, mengantuk, dan sulit fokus saat puasa. Namun menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Cut M.Gizi, kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh kurang makan.

“Ketika asupan cairan tidak merata sepanjang hari, tubuh bisa mengalami penurunan kenyamanan dan performa ringan,” jelasnya.

Sirkulasi darah yang sebagian besar terdiri dari air sangat memengaruhi distribusi oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Jika cairan berkurang, tubuh otomatis bekerja lebih berat.

Tak hanya itu, mata yang terasa kering, kulit kurang glowing, hingga daya konsentrasi menurun juga bisa menjadi sinyal awal dehidrasi.

Strategi sederhana yang disarankan adalah membagi waktu minum menjadi tiga tahap:

  1. Saat berbuka puasa (rehidrasi awal)
  2. Setelah tarawih (mengganti cairan yang hilang)
  3. Sebelum sahur (persiapan puasa panjang)

Dengan pola ini, tubuh tetap seimbang dan aktivitas tetap optimal selama bulan puasa.

dr. Cut juga menjelaskan, selama puasa tubuh tetap harus bekerja optimal seperti biasa. “Puasa bukan salah satu alasan aktivitas kita tidak sempurna,” tegasnya.

Tanda awal dehidrasi sering kali diabaikan, seperti sulit fokus, kulit terasa kering, hingga rasa lelah berlebihan. Banyak orang mengira itu efek puasa semata, padahal bisa jadi tubuh kekurangan cairan.

Solusinya? Terapkan pola minum teratur seperti metode 3–2–1: minum saat berbuka, setelah tarawih, dan sebelum sahur. Dengan strategi ini, tubuh tetap terhidrasi meski waktu minum terbatas.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU