Kemenag Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

1 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) meraih tiga penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas upaya Kemenag memperkuat keterbukaan informasi publik, mengembangkan kanal digital, dan menghadirkan komunikasi publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi institusinya untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Ketiga penghargaan ini mewakili tiga hal yang terus kami perkuat, yaitu keterbukaan informasi, kedekatan melalui kanal digital, dan komunikasi publik yang membawa pesan serta nilai yang relevan bagi masyarakat,” kata Thobib usai menerima penghargaan di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/2026).

Thobib menegaskan, keberhasilan komunikasi publik pemerintah tidak cukup diukur dari penyampaian aktivitas dan kebijakan. Informasi yang disampaikan juga harus membantu masyarakat memahami kebijakan, mengetahui layanan yang tersedia, serta memperoleh informasi secara mudah dan cepat.

“Penghargaan ini tentu kami syukuri. Namun, ukuran keberhasilan komunikasi publik bukan semata penghargaan. Yang lebih penting adalah sejauh mana informasi yang kami sampaikan benar-benar bermanfaat dan memudahkan masyarakat mengakses layanan Kementerian Agama,” ujarnya.

Dalam ajang AHI 2026, Kemenag meraih Silver Winner kategori PPID Terbaik, subkategori PPID Utama melalui program “Gandeng PPID”. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan meningkatkan kualitas layanan informasi publik di lingkungan Kemenag.

Penghargaan kedua berupa Silver Winner kategori Kanal Digital, subkategori Media Sosial, melalui akun Instagram resmi Kemenag, @kemenag_ri. Kanal tersebut digunakan untuk menyampaikan informasi kebijakan, layanan, dan program kementerian sekaligus membuka ruang interaksi dengan masyarakat.

Sementara itu, penghargaan ketiga adalah Bronze Winner kategori Program Kehumasan Pemerintah, subkategori Kementerian, melalui program Zikir dan Doa Kebangsaan. Program ini menjadi bagian dari komunikasi publik Kemenag yang mengangkat pesan keagamaan untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai kebangsaan.

“Jadi, bagi kami ketiganya bukan hanya soal kanal atau program. Ada manfaat publik yang ingin kami hadirkan. Kami berkomitmen agar masyarakat semakin mudah memperoleh informasi, semakin dekat dengan layanan Kemenag, sekaligus mendapatkan pesan keagamaan yang menyejukkan dan menguatkan kebersamaan,” tutur Thobib.

AHI 2026 diikuti ratusan entri dari puluhan korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Berdasarkan keterangan Kemenag, proses penjurian berlangsung secara luring dan daring selama lima hari, pada 1–5 September 2026.

Para peserta melewati sejumlah tahapan penilaian, mulai dari seleksi administrasi, presentasi, hingga penilaian final oleh dewan juri yang terdiri atas ahli dan praktisi komunikasi, media, akademisi, serta pakar keterbukaan informasi publik.

Thobib berharap capaian tersebut dapat mendorong seluruh jajaran kehumasan Kemenag untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan informasi.

“Apresiasi ini bukan tujuan akhir. Ini menjadi dorongan agar komunikasi publik Kemenag semakin terbuka, responsif, mudah dipahami, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

1 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU