KBRI Kuala Lumpur Digeruduk Massa! Tuntut Indonesia Setop Kirim Kabut Asap

0 Shares

KUALA LUMPUR, HOLOPUS.COM – KBRI Kuala Lumpur digeruduk massa HARAM, Jumat (4/9/2026). Mereka menuntut Indonesia segera menghentikan kabut asap karhutla yang kepung Malaysia.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi lokasi aksi unjuk rasa pada Jumat (4/9/2026).

Massa dari organisasi masyarakat sipil Himpunan Advokasi Rakyat Malaysia (HARAM) menyampaikan tuntutan terkait kabut asap yang disebut berdampak pada kualitas udara di Malaysia.

Dalam aksinya, massa menuntut jaminan hak atas udara bersih bagi masyarakat Malaysia.

Mereka juga mendesak Pemerintah Indonesia mengambil langkah konkret untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang asapnya disebut melintasi batas negara.

Aksi tersebut berlangsung di tengah memburuknya persoalan kabut asap di sejumlah wilayah Malaysia.

Kondisi ini dikaitkan dengan meningkatnya titik panas atau hotspots di sejumlah wilayah Indonesia serta cuaca kering yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah wilayah Malaysia dilaporkan terdampak penurunan kualitas udara, termasuk Sarawak, Kuala Lumpur, Selangor, Penang, Kedah, dan Perak.

Persoalan kabut asap lintas batas bukan isu baru bagi Indonesia dan Malaysia.

Setiap kali karhutla terjadi dalam skala besar, asap dapat terbawa angin dan memengaruhi kualitas udara di negara tetangga.

HARAM menilai persoalan kabut asap tidak cukup ditangani hanya melalui pemadaman kebakaran.

Mereka mendorong adanya langkah pencegahan serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran lahan.

Tuntutan tersebut juga mencakup komitmen pemerintah untuk memutus siklus karhutla yang berulang.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU