HOLOPIS.COM, JAKARTA – Staf Khusus Menteri Agama RI periode 2019-2024 Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex mengungkap dan mengonfirmasi soal kunjungan kerja atau Kunker 24 anggota Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI di Arab Saudi tahun 2024.
Kunker yang diungkap dan dikonfirmasi Gus Alex mengungkap adanya permintaan uang oleh-oleh dan memungut uang dari penyedia catering.
Hal itu mengemuka saat mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Jaja Jaelani bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi penentuan kuota tambahan haji 2023-2024 dengan terdakwa Gus Alex yang digelar di pengadilan Tipikor Jakpus Kamis 3 September malam hingga Jumat September 2026 dini hari. Gus Alex awalnya menyinggung saksi Jaja Jaelani terkait kunjungan kerja puluhan anggota Panja DPR di Arab Saudi pada awal tahun 2024.
“Saudara saksi di tahun 2024 awal, itu ada 24 anggota Panja Komisi VIII yang melakukan kunjungan kerja ke Saudi, Saudara tahu?,” tanya Gus Alex, seperti dikutip Holopis.com.
“Iya,” jawab Jaja.
“Saudara tahu enggak bahwa pada saat itu ada staf Komisi VIII bernama Yusuf yang berkirim WA ke saya meminta untuk pimpinan dikatakan pimpinan pengin bertemu. Pernah enggak?,” tanya Gus Alex.
“Iya,” jawab Alex.
“Pernah cerita ya?,” tanya Gus Alex menegaskan.
“Iya,” jawab Jaja.
Atas permintaan yang disampaikan staf Komisi VIII itu, Gus Alex mengklaim menemuinya. Jaja mengaku lupa mengenai hal tersebut.
Menurut Gus Alex, pertemuannya dengan tiga pimpinan Komisi VIII DPR RI di Restoran Al Romansiah Aziziyah, Makkah, Arab Saudi. Tiga pimpinan Komisi VIII yang disebut Gus Alex dan dikonfirmasi kepada Jaja adalah Marwan Dasopang, Abdul Wachid, dan Ashabul Kahfi.
“Saudara Saksi, apakah benar yang saya ceritakan tiga orang yang ketemu saya itu pertama adalah Pak Marwan Dasopang, yang kedua Pak Abdul
Wahid, yang ketiga Pak Ashabul Kahfi? Betul?,” tanya Gus Alex.
“Betul,” jawab Jaja.



