Topan Dujuan Menerjang Jepang, 1,6 Juta Warga Diminta Evakuasi

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jepang tengah bersiap menghadapi dampak Topan Dujuan yang bergerak mendekati wilayah Tokyo dan sekitarnya. Hujan deras, banjir, serta ancaman tanah longsor mulai melanda sejumlah wilayah di sepanjang pesisir Pasifik Jepang.

Badan Meteorologi Jepang atau JMA telah mengeluarkan peringatan tingkat tertinggi untuk bahaya tanah longsor di wilayah Oshima, Kepulauan Izu. Sementara itu, sejumlah wilayah lain di Jepang bagian timur juga berada dalam status peringatan tinggi akibat potensi hujan lebat dan banjir.

Lebih dari 1,6 juta warga di sejumlah wilayah sekitar Tokyo telah mendapat imbauan untuk mengungsi. Jumlah tersebut mencakup wilayah Tokyo, Chiba, Kanagawa, Ibaraki, dan Shizuoka.

Hujan deras juga telah mengguyur Kepulauan Izu dan sejumlah wilayah di pesisir Pasifik Jepang. Di Izu Oshima, curah hujan dalam 24 jam hingga Senin (21/9) sore bahkan mencapai lebih dari 670 milimeter. Sementara itu, beberapa wilayah di Chiba mencatat curah hujan lebih dari 300 milimeter.

JMA memperingatkan kondisi cuaca masih dapat memburuk seiring pergerakan Dujuan. Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi memicu banjir bandang, tanah longsor, luapan sungai, serta genangan di wilayah dataran rendah.

Salah satu ancaman yang turut menjadi perhatian adalah terbentuknya linear rain bands, yakni pita hujan yang dapat bertahan di wilayah sempit selama beberapa jam dan menghasilkan curah hujan dalam jumlah sangat besar. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi dalam waktu singkat.

Cuaca ekstrem tersebut juga mengganggu aktivitas transportasi di Jepang. Japan Airlines membatalkan sekitar 120 penerbangan domestik, sementara All Nippon Airways membatalkan sekitar 140 penerbangan pada Senin (21/9). Sejumlah layanan kereta di wilayah Kanto juga mengalami penghentian sementara.

Selain transportasi, sejumlah agenda publik turut terdampak. Tokyo Game Show membatalkan agenda pada Senin (21/9), sementara sejumlah kegiatan olahraga dan acara luar ruangan juga mengalami penundaan atau pembatalan akibat kondisi cuaca.

Topan Dujuan juga berdampak terhadap agenda perjalanan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. Keberangkatannya menuju New York untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tertunda selama beberapa jam akibat badai.

Hingga Senin (21/9), Dujuan berada di sekitar 130 kilometer sebelah tenggara Katsuura, Prefektur Chiba, dan bergerak ke arah timur laut. Topan tersebut membawa angin berkecepatan sekitar 144 kilometer per jam ketika mendekati wilayah Tokyo.

Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk terus memantau informasi cuaca dan arahan evakuasi dari pemerintah daerah, terutama karena hujan deras diperkirakan masih berlangsung di sejumlah wilayah.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU