HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono tiba di New York, Amerika Serikat, untuk memimpin delegasi Indonesia dalam rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum PBB ke-81.
Ada sejumlah agenda yang dibawa Indonesia, mulai dari isu Palestina dan perdamaian dunia, penguatan multilateralisme, hingga kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030.
Kehadiran Indonesia dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81 menjadi momentum untuk memperkuat peran diplomasi Indonesia di tengah berbagai persoalan global.
Indonesia akan mendorong dialog, menjembatani perbedaan dan membangun konsensus dalam menghadapi sejumlah tantangan internasional.
Isu Palestina juga menjadi salah satu perhatian. Indonesia akan kembali menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, termasuk upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
Rangkaian High-Level Week PBB tahun ini berlangsung pada September 2026. Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-81 dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September.
Selama berada di New York, Sugiono dijadwalkan mengikuti sejumlah pertemuan tingkat tinggi dan pertemuan menteri.
Topik yang dibahas mencakup perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, pembangunan, perubahan iklim hingga penguatan multilateralisme.
Agenda PBB tahun ini juga mencakup sejumlah pertemuan tingkat tinggi terkait perubahan iklim, kenaikan permukaan laut serta pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi pandemi.
Di sela-sela agenda tersebut, Sugiono juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara anggota PBB dan mitra Indonesia.
Pertemuan itu akan membahas hubungan bilateral serta berbagai persoalan regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.
Bawa Misi ke Dewan Keamanan PBB
Indonesia juga akan menggunakan momentum High-Level Week untuk menggaungkan pencalonan sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030.
Kampanye tersebut sebelumnya telah disampaikan Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri pada Januari 2026. Kemlu menyebut momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat kampanye pencalonan tersebut.
Sugiono selanjutnya dijadwalkan menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia dalam Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Sabtu (26/9) malam waktu New York.




