Meski mulai melakukan ekspor, pemerintah memastikan kebutuhan beras masyarakat tetap menjadi prioritas.
Qodari menyebut stok beras Indonesia saat ini berada di kisaran 5,2 juta ton. Dengan jumlah tersebut, cadangan beras nasional disebut aman hingga Mei 2027.
“Pemerintah memastikan bahwa ekspor beras ke Malaysia tidak akan mengganggu pemenuhan kebutuhan beras masyarakat Indonesia. Pemerintah tetap mengutamakan kecukupan stok dan stabilitas pangan nasional,” Qodari menegaskan.
Pemerintah pun melihat ekspor bukan sekadar soal mengirim beras ke luar negeri. Ada target yang lebih besar, yakni menjaga produksi, membuka pasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Petani Jadi Perhatian
Qodari mengatakan peningkatan ekspor harus dibarengi dengan produktivitas pertanian yang berkelanjutan.
“Yang lebih penting adalah memastikan peningkatan produktivitas berkelanjutan, menjaga harga dan pasokan yang terjangkau bagi masyarakat, memperluas akses pasar, serta bagaimana seluruh pencapaian ini mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Menurutnya, capaian sektor pangan juga harus memberikan dampak langsung kepada para petani yang berada di sisi produksi.
“Di usia 81 tahun kemerdekaan, dari ketahanan pangan, kita membangun kesejahteraan petani dan mewujudkan Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya.



