3. Saham MDKA – Buy on Weakness
Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat 1,73 persen ke level Rp2.940 dengan dukungan volume pembelian. Penguatan tersebut juga berhasil membawa saham MDKA menembus MA20 dan MA200.
Dari sisi analisis gelombang, posisi MDKA diperkirakan berada pada bagian dari wave c dari wave (y).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk MDKA pada rentang Rp2.900–Rp2.930. Adapun target harga berada di level Rp3.010 dan Rp3.100, dengan batas stop loss di bawah Rp2.870.
4. Saham ITMG – Sell on Strength
Berbeda dengan tiga saham sebelumnya, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) masuk dalam rekomendasi sell on strength.
Saham ITMG menguat tipis 0,20 persen ke level Rp25.375, disertai munculnya volume pembelian. Meski demikian, pergerakannya masih berada di antara MA20 dan MA60.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi ITMG saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [i]. Kondisi tersebut mengindikasikan saham ini masih berisiko mengalami koreksi ke rentang Rp23.700–Rp24.325.
Untuk strategi sell on strength, area harga yang dicermati berada pada rentang Rp25.450–Rp25.525.
Investor Perlu Cermati Support dan Risiko Koreksi
Proyeksi penguatan IHSG pada awal pekan menjadi salah satu hal yang dapat dicermati investor. Namun, peluang kenaikan indeks tersebut tetap perlu dilihat bersama potensi koreksi, terutama apabila IHSG menembus level support yang telah dipetakan dalam analisis teknikal.
Rekomendasi terhadap BRPT, BUMI, MDKA, dan ITMG juga memiliki strategi serta rentang harga yang berbeda sesuai dengan analisis masing-masing saham.
Perlu diingat, rekomendasi teknikal merupakan analisis berdasarkan kondisi pasar dan bukan jaminan pergerakan harga akan sesuai dengan proyeksi. Investor tetap perlu mempertimbangkan profil risiko, kondisi fundamental emiten, serta perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan investasi.



