Direktur Jawa Timur Park Group, Rio Imam Sendjojo, menegaskan bahwa destinasi wisata ini sengaja dirancang berbasis pengalaman (experience) agar konsep sains dan sejarah lebih mudah dihayati oleh masyarakat luas.
“Kami ingin Mega Science Center dan Budaya tidak hanya menjadi sebuah destinasi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang bisa diakses oleh sebanyak mungkin pelajar. Ketika anak-anak dapat melihat, mencoba, dan berinteraksi langsung, mereka mendapatkan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran di dalam kelas,” ujar Rio Imam Sendjojo.
Tahap trial opening ini sekaligus menjadi momentum bagi pengelola untuk menyempurnakan fasilitas wahana sebelum beroperasi secara penuh, di mana tiket masuk kini sudah mulai dapat dipesan secara online melalui laman resmi jtp.id maupun di loket Jatim Park 1.



