HOLOPIS.COM, JAKARTA – Syahrini dikenal punya gaya bicara yang khas, lengkap dengan istilah-istilah unik yang mudah menempel di ingatan publik. Salah satunya jargon “hus, hus, sana” yang sempat ramai digunakan sebagai bahan candaan di media sosial. Ternyata, ada cerita sederhana di balik kalimat tersebut.
Penyanyi yang populer lewat lagu Sesuatu itu mengungkapkan asal-usul jargon tersebut saat berbincang dalam podcast Raditya Dika. Ia mengaku kalimat itu berawal dari kebiasaannya ketika menyetir dan berhadapan dengan hewan yang menghalangi jalan.
Berawal Saat Menyetir
Syahrini menceritakan, dirinya dulu kerap menggunakan ucapan “hus, hus” untuk mengusir hewan yang berada di depan mobilnya. Menurutnya, kebiasaan itu tak jauh berbeda dengan cara orang mengusir ayam.
“Zaman dulu tuh, kalau kita nyetir gitu depan kita ada anjing gitu kan kita usir, ‘hus, hus,’ gitu kayak kita ngusir ayam gitu, ‘hus, hus’ gitu,” kata Syahrini yang dikutip Holopis.com, Senin (19/10/2026).
Ucapan sederhana tersebut kemudian mendapat sentuhan khas Syahrini. Alih-alih sekadar mengusir, ia membawakannya dengan gaya yang menurutnya lebih cantik dan elegan.
Syahrini memang dikenal memiliki gaya bicara yang ekspresif. Kebiasaan sederhana itu pun ia kemas menjadi kalimat yang terdengar lebih khas dan menghibur.
“Usir cantik, tapi ala Syahrini kan usir cantik, ‘hus, hus, sana’,” kelakarnya penuh gaya.
Dari situlah jargon “hus, hus, sana” menjadi salah satu ungkapan yang melekat dengan sosok Syahrini. Cara penyampaiannya yang khas membuat kalimat tersebut mudah diingat dan dijadikan bahan candaan.
Jadi Bahan Candaan di Media Sosial
Seiring waktu, jargon tersebut tak lagi terbatas pada cerita Syahrini saat berkendara. Kalimat “hus, hus, sana” juga digunakan masyarakat sebagai gurauan untuk menanggapi orang atau situasi yang dianggap mengganggu.
Ungkapan itu menjadi contoh bagaimana ucapan spontan seorang figur publik bisa berkembang menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.
Dengan gaya khasnya, Syahrini berhasil membuat kalimat sederhana terdengar lebih ikonis dan menghibur.



