Disebut Dekat dengan Yaqut dan Gus Alex, Rizky Fisa Berani Ancam Mutasi Atasan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mantan Kepala Subdirektorat Perizinan, Akreditasi dan Bina Penyelenggara Ibadah Haji Khusus Kementerian Agama, Rizky Fisa Abadi disebut memiliki kedekatan dengan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.

Demikian terungkap saat mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Nur Arifin bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi kuota haji dengan terdakwa Gus Alex dan Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Jaksa awalnya mendalami posisi dan pengaruh Rizky Fisa dalam proses pengisian hingga penetapan kuota haji. Padahal, secara struktural Rizky merupakan bawahan Nur Arifin.

“Dibeberapa BAP Bapak, di sini ada kaitannya dengan Rizki Fisa nih Pak. Tadi ada BAP nomor 13 misalnya. BAP nomor 13 yang Bapak sebutkan… ah ini: ‘Selain itu Rizki Fisa menyampaikan bahwa masukan tersebut juga atas perintah dari Ishfah, Gus Alex, Menteri Agama.’ Kemudian di sini Hilman Latief diberi masukan agar mengikuti arahan dari Rizki Fisa. Nah pertanyaannya gini Pak, saya pengen tahu. Rizki Fisa kan tadi bawahan Bapak langsung ya?,” tanya jaksa KPK, dalam persidangan, seperti dikutip Holopis.com.

“Iya,” jawab Nur Arifin.

“Nah, kenapa semua hal terkait dengan ini, dengan pengisian kuota, penetapan dan sebagainya, itu direct-nya justru ke Rizki Fisa? Kemudian di sini Bapak juga disampaikan di BAP nih oleh Bapak, agar mengikuti arahan dari Rizki Fisa,” kata jaksa menimpali.

Dalam BAP-nya, Nur Arifin bahkan sempat mendapat ancaman mutasi dari Rizki Fisa. Diduga hal itu berkaitan dengan sikap Nur yang disebut menentang arahan Yaqut Cholil dan Gus Alex.

Nur Arifin disebut sempat tak sepakat dengan rancangan pembagian kuota haji khusus dan reguler dengan skema pembagian 50:50 persen.

Nur Arifin tak sepakat atas hal itu lantaran melanggar Pasal 64 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pasal itu mengatur, 92 persen kuota untuk haji reguler dan delapan persen untuk haji khusus.

“Kemudian di sini di-bold ini ada: ‘Dikarenakan saya tidak mau menyetujui usulan draf awal, saya sempat disampaikan oleh Rizki Fisa agar dipindah atau dimutasi karena menentang arahan Ishfah dan Yaqut Cholil Qoumas.’ Nah maksudnya saya masih bingung nih, posisi Rizki Fisa nih apa? Sehingga punya power berani-beraninya menyampaikan kepada atasannya langsung kalau nggak nurut dengan Ishfah dan Yaqut, di sini tertulis kan, maka nanti Bapak bisa dimutasi. Nah berani-beraninya bilang seperti itu ke atasannya langsung. Nah posisinya apa Rizki Fisa?,” cecar jaksa.

“Ya, menurut ceritanya dia sangat dekat dengan Gus Menag dengan Gus Alex, dan selalu membawa nama Gus Alex, Gus Menag, begitu,” jawab Nur Arifin.

“Sangat dekat dengan Gus Alex? Menurut ceritanya begitu?,” tanya jaksa.

“Ceritanya begitu.” kata Nur Arifin.

Sebelum membahas dugaan ancaman mutasi, jaksa sempat membacakan keterangan lain Nur dalam BAP Nur yang menyinggung nama Rizky Fisa dan Dirjen PHU Hilman Latief. Hal itu terkait komunikasi permintaan tambahan kuota untuk jemaah PT Raudah Eksati Utama.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Rangga Tranggana
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Rangga Tranggana, Ronalds Petrus Gerson

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU