Buffon Ikut Hengkang dari Timnas Italia!

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gianluigi Buffon resmi meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Delegasi Timnas Italia. Hal ini mencuat tak lama setelah Gabriele Gravina mundur sebagai Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC).

Seperti yang telah diketahui bersama, Buffon mundur dari jabatannya tersebut tak lepas dari gagalnya Timnas Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Timnas Italia tersingkir saat bersua Bosnia and Herzegovina di fase final playoff. Gli Azzurri ditahan imbang 1-1 dalam waktu 120 menit, lalu kandas saat adu penalti dengan skor 4-1.

Kegagalan tersebut jadi yang ketiga kalinya secara beruntun diterima Timnas Italia, dimana Gli Azzurri sudah absen sejak Piala Dunia 2018 lalu, atau tepatnya terakhir kali main di Piala Dunia yakni pada edisi 2014 silam.

Situasi ini pun mencoreng nama baik Timnas Italia, sebab Gli Azzurri merupakan salah satu negara top yang sukses meraih empat trofi Piala Dunia.

Tak lama setelah kekalahan Italia atas Bosnia, Gabriele Gravina menyatakan mundur sebagai Presiden FIGC. Kemudian, menyusul Buffon yang juga hengkang dari Ketua Delegasi Gli Azzurri setelah dijabatnya sejak 2023 lalu.

“Mengundurkan diri semenit setelah pertandingan melawan Bosnia berakhir adalah tindakan mendesak, tindakan yang datang dari lubuk hati saya. Sespontan air mata dan rasa sakit di hati saya yang saya tahu saya rasakan bersama kalian semua,” ucap Buffon seperti dikutip Holopis.com dari Instagram @gianluigibuffon.

“Saya diminta untuk menunggu sampai semua orang punya waktu untuk merenung,” sambungnya.

“Sekarang Presiden Gravina telah memilih untuk mundur, saya merasa bebas untuk melakukan apa yang saya rasa sebagai tindakan yang bertanggung jawab, karena, terlepas dari keyakinan tulus saya bahwa saya telah membangun begitu banyak hal dalam hal semangat tim dan kerja sama tim dengan Rino Gattuso dan semua kolaborator saya, dalam waktu yang sangat singkat yang tersedia untuk tim nasional, tujuan utama adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia, dan kami tidak berhasil,” tambahnya.

“Mewakili tim nasional adalah suatu kehormatan bagi saya dan sebuah gairah yang telah menguasai saya sejak saya masih kecil,” tukasnya.

Lebih lanjut, Buffon menyampaikan bahwa dirinya telah berusaha membuat Timnas Italia lebih baik sesuai dengan tugasnya sebagai delegasi Gli Azzurri.

“Saya telah mencoba menafsirkan peran saya dengan mengerahkan seluruh energi saya, meneliti semua sektor untuk menjadi penghubung, penghubung untuk dialog dan sinergi antara berbagai tim muda, berupaya untuk menyusun, bersama dengan berbagai manajer, sebuah proyek yang dimulai dari usia sangat muda dan mencapai hingga tim nasional U21. Semua ini untuk memikirkan kembali cara kita membina bakat-bakat tim nasional senior masa depan,” ujarnya lagi.

“Saya menyimpan semuanya di dalam hati saya, dengan rasa syukur atas hak istimewa dan pelajaran yang, bahkan dalam epilognya yang menyakitkan, telah diberikan oleh pengalaman intens ini kepada saya,” imbuhnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Achmad Husin Alifiah
Tim Penulis & Editor
Achmad Husin Alifiah
Apresiasi untuk Achmad Husin Alifiah

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU