Conte dan Napoli Menuju Perpisahan, Timnas Italia Disebut Sudah Menunggu

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Masa depan Antonio Conte bersama Napoli disebut-sebut mendekati akhir. Sejumlah media besar Italia melaporkan pelatih berusia 56 tahun itu diperkirakan meninggalkan Stadio Diego Armando Maradona pada akhir musim 2025-26.

Adapun kontrak Conte sebenarnya masih berlaku hingga musim panas 2027. Mengutip laporan Football Italia, (20/5/2026), kepergian Conte disebut akan terjadi melalui kesepakatan bersama tanpa kompensasi pesangon.

Di tengah situasi itu, namanya terus dikaitkan dengan kemungkinan kembali menangani Timnas Italia.

Jika benar berpisah dengan Napoli, maka Juventus tetap menjadi satu-satunya klub yang pernah dipimpin Conte lebih dari dua musim. Fakta itu semakin perkuat rekam jejak Conte sebagai pelatih yang kerap meninggalkan tim setelah proyek jangka pendek selesai.

Selama dua musim menangani Napoli, eks Pelatih Timnas Italia itu berhasil membawa Partenopei meraih Scudetto keempat dalam sejarah klub. Ia juga mempersembahkan gelar Supercoppa Italiana 2025-26. Namun, keberhasilan itu tampaknya belum cukup membuatnya bertahan lebih lama di Naples.

Napoli kini mulai mempertimbangkan sejumlah nama untuk menggantikan Conte. Maurizio Sarri dan Massimiliano Allegri disebut sebagai kandidat paling kuat untuk mengisi kursi pelatih Napoli musim depan.

Napoli akan menjadi klub kedelapan yang ditinggalkan Conte setelah hanya menjalani dua musim penuh. Jika periode kepelatihannya bersama Timnas Italia juga dihitung, maka jumlah tersebut menjadi sembilan.

Karier kepelatihan Conte memang identik dengan proyek singkat namun punya dampak terhadap tim.

Ia sempat dua kali menangani Arezzo sebelum membesarkan Bari pada periode 2007 hingga 2009. Setelah itu, ia dikaitkan dengan Juventus, meski kepindahan ke Turin baru terealisasi beberapa tahun kemudian.

Conte juga pernah melatih Atalanta dalam periode singkat antara September 2009 hingga Januari 2010. Setelah itu, ia menangani Siena selama sedikit lebih dari satu musim sebelum akhirnya direkrut Juventus menjelang musim 2011-12.

Bersama Bianconeri, Conte menikmati era paling stabil dalam karier kepelatihannya. Ia mempersembahkan tiga gelar Serie A secara beruntun dan dua trofi Supercoppa Italiana sebelum meninggalkan klub pada 2014 demi menerima tawaran melatih Timnas Italia.

Conte hanya bertahan dua tahun bersama Gli Azzurri. Ia meninggalkan Timnas Italia usai EURO 2016 setelah kalah adu penalti dari Jerman di babak perempat final.

Meski demikian, namanya terus memiliki tempat spesial di sepak bola Italia karena dianggap mampu membangun mentalitas tim yang kuat.

Setelah meninggalkan tim nasional, Conte melanjutkan karier di Liga Inggris bersama Chelsea pada 2016 hingga 2018. Ia kemudian digantikan oleh Maurizio Sarri.

Satu musim kemudian, Conte kembali ke Italia untuk melatih Inter Milan. Ia sukses mempersembahkan Scudetto, tetapi pergi di tengah kabar konflik dengan jajaran direksi Nerazzuri.

Petualangannya berlanjut ke Tottenham Hotspur pada November 2021. Namun, masa baktinya di London berakhir lebih cepat pada Maret 2023 setelah muncul ketegangan dengan manajemen klub.

Kini, Napoli tampaknya akan menjadi bab berikutnya dalam daftar panjang klub yang ditinggalkan Conte setelah proyek dua musim selesai.

Sejauh ini, Conte telah memimpin Napoli dalam 90 pertandingan kompetitif dengan catatan 51 kemenangan, 22 hasil imbang, dan 17 kekalahan. Tingkat kemenangan pelatih asal Italia itu mencapai 56,67 persen.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dani Yoga
Tim Penulis & Editor
Dani Yoga

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU