Direktur eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menduga bahwa beberapa nama Ketua Umum partai politik absent dari daftar sadapan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Sosok yang paling memungkinkan tidak akan mungkin disadap Listyo adalah Ketua Umum partai politik berinisial B. Menurutnya, alasan kuatnya adalah sosok tersebut merupakan orang kepercayaan mantan Presiden RI Joko Widodo.
“Saya yakin Ketum parpol ini yang selalu dekat dengan Jokowi berinisial B. Dia sangat ketahuan lantaran berapa kali sempat ke Solo memakai private jet,” kata Jerry dalam paparan analisanya, Jumat (6/11/2026).
Bahkan kata Jerry, sosok ketua umum tersebut sering kali dielu-elukan dan dibangga-banggakan di muka umum oleh Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan, seperti halnya bagaimana rasa bangganya kepada sosok Listyo Sigit kala menjadi Kapolri.
“Dan dia juga sering dipuja-puji oleh Prabowo sama seperti Mantan Kapolri Listyo Sigit,” ujarnya.
Selain itu, Jerry juga menyinggung bahwa sosok yang ia maksud sering kali dikaitkan oleh publik dengan persoalan pertambangan.
Namun Jerry Massie enggan untuk menyebut secara langsung siapa sosok ketua umum Partai Politik yang ia maksud.
“Saya kira dia ini juga sempat dikaitkan dengan usaha tambang,” tukasnya.
Lebih lanjut, pengamat politik yang meraih gelar doktor di American Global University (AGU) tersebut mengingatkan bahwa sekecil apa pun kejahatan akan tampak jika waktunya sudah tepat. Dan menurutnya, itu yang akan dialami oleh sosok yang ia maksud.
“Memang segala kejahatan akan terkuak karena itulah hukum alam. Yang kuasa akan membuka segala kejahatan orang-orang titipan Jokowi di Istana,” tandas Jerry.
Terakhir, ia menduga kuat bahwa sosok yang ia sedang singgung akan segera dicopot dari jabatannya saat ini di Kabinet Merah Putih, serta menyusul Listyo Sigit Prabowo ke dalam jeruji besi dalam waktu dekat.
“Saya kira Ketua Parpol ini bakal diganti dan penjara akan menanti dia bersama koleganya Listyo Sigit dan para dewan Jenderal,” pungkas Jerry.
Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri tengah melakukan penyidikan atas kasus illegal access dan illegal tapping kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta sejumlah menteri, politisi, LSM, organisasi kemasyarakatan, hingga pengusaha.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!