MALIQ & D’Essentials Siapkan Album Baru, Bilal hingga Rhoma Irama Ikut Terlibat

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS>COM, JAKARTA – Menyambut perjalanan menuju usia 25 tahun, MALIQ & D’Essentials menghadirkan single terbaru bertajuk “Arah Labuh” sebagai penanda dimulainya fase baru dalam perjalanan bermusik mereka.

Lagu ini mengajak pendengar untuk terus melangkah, mengeksplorasi berbagai kemungkinan, dan menikmati setiap proses kehidupan. Kehadiran “Arah Labuh” juga menjadi pembuka menuju exhibition dan album terbaru mereka yang dijadwalkan rilis pada November mendatang.

Ditulis oleh Widi Puradiredja dan Indah Wisnuwardhana bersama seluruh personel band, “Arah Labuh” mengangkat pesan tentang keberanian melangkah meski belum mengetahui secara pasti apa yang menanti di depan. Semangat tersebut tergambar dalam penggalan lirik, “Lihat bintang yang terjauh, mari ke sana menyentuh.”

Melalui kalimat tersebut, MALIQ & D’Essentials menggambarkan keinginan untuk terus bermimpi, memperluas cakrawala, dan tidak membatasi diri pada hal-hal yang sudah dikenal.

Tak hanya berbicara tentang harapan, lagu ini juga mengakui bahwa perjalanan hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Hal itu tercermin melalui lirik, “Adakala hilang arah, kita ’kan buat salah,” yang mengingatkan bahwa keraguan dan kesalahan merupakan bagian dari proses bertumbuh. Pesan tersebut diperkuat lewat penggalan “Sedikit bersedih lalu balik tertawa” dan “Berlama sendu jangan, yang seru akan datang,” yang mengajak pendengar untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan karena selalu ada kemungkinan baru yang menanti.

Pesan dalam “Arah Labuh” terasa selaras dengan perjalanan MALIQ & D’Essentials yang terus berkembang selama hampir seperempat abad. Band ini telah melewati berbagai fase, bereksplorasi dengan beragam warna musik, serta tumbuh bersama generasi pendengar yang berbeda.

Melalui single terbarunya, mereka seolah menegaskan bahwa perjalanan panjang bukan alasan untuk berhenti mencari pengalaman baru, melainkan kesempatan untuk terus menemukan sisi lain dari diri mereka sebagai musisi.

Lebih dari sekadar single, “Arah Labuh” menjadi pintu masuk menuju rangkaian exhibition dan album terbaru MALIQ & D’Essentials. Album tersebut menghadirkan kolaborasi lintas karakter dan generasi bersama Bilal Indrajaya, Perunggu, serta Rhoma Irama.

Pertemuan para musisi dengan latar musikal yang berbeda ini membuka ruang eksplorasi kreatif sekaligus memperlihatkan upaya MALIQ & D’Essentials dalam menghadirkan sesuatu yang segar tanpa meninggalkan identitas musikal mereka.

Dari sisi aransemen, “Arah Labuh” tetap mempertahankan karakter hangat dan organik yang menjadi ciri khas MALIQ & D’Essentials. Harmoni vokal yang kaya berpadu dengan permainan instrumen dinamis dan aransemen yang mengalir, menciptakan suasana yang terasa lapang sekaligus penuh energi.

Pendekatan musikal tersebut memperkuat pesan lagu tentang kebebasan untuk menjelajah, menerima ketidakpastian, dan menyambut setiap pengalaman sebagai bagian berharga dari perjalanan.

Memasuki babak baru menjelang 2027, MALIQ & D’Essentials menjadikan “Arah Labuh” sebagai simbol keberanian untuk kembali berangkat dan menciptakan cerita berikutnya. Bagi mereka, berlabuh tidak selalu berarti mencapai tujuan akhir, tetapi juga menemukan ruang untuk memulai perjalanan yang baru.

Single “Arah Labuh” kini telah tersedia di seluruh platform musik digital, sementara exhibition dan album terbaru mereka menjadi bagian dari rangkaian eksplorasi kreatif yang menandai langkah selanjutnya menuju usia 25 tahun.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Yatti Febri Ningsih
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Yatti Febri Ningsih, Ronalds Petrus Gerson
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU