HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni tiba-tiba menyentil Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sahroni meminta organisasi tersebut untuk fokus pada kerja-kerja yang memang menjadi tugas MUI.
Hal itu disampaikan Sahroni lewat unggahannya di akun media sosial resminya, yakni Instagram @ahmadsahroni88, Senin (12/10/2026).
Belum diketahui secara pasti alasan dari postingan tersebut. Namun, ia meminta MUI untuk tidak mengurusi konser.
“MUI fokus pada kerja sertifikat halal yah, jangan urusin konser-konser. Banyak tugas di internal MUI yang perlu dikerjakan,” tulis Sahroni.
Sahroni menyarankan MUI untuk fokus pada kerjaannya sendiri yang lebih penting dan membutuhkan penanganan khusus.
“Fokus pada kerja-kerja yang memang butuh kekhususan. Contoh sertifikat halal jangan sampai ada masalah. Itu lebih penting,” ujarnya.
Diketahui, MUI belakangan ini menyatakan penolakannya terhadap konser penyanyi asal Italia, Andrea Bocelli, yang dijadwalkan digelar di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta pada 3 November 2026.
Desakan tersebut muncul setelah pemerintah membatalkan rencana konser musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musik Israel and New Breed di Indonesia.
Penolakan dilakukan karena konser tersebut melibatkan figur yang dinilai memiliki keterkaitan dengan dukungan terhadap Israel.
“Konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan,” kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, dikutip dari situs resmi MUI.
Respons MUI Menohok
Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis memberikan respons menohok terhadap statemen politisi Partai NasDem tersebut. Ia menegaskan bahwa MUI adalah lembaga yang berisi para tokoh ormas Islam di Indonesia yang memiliki konsektrasi pada kemaslahatan bangsa dan negara.
“Sahroni ini anggota Dewan ya? Ya… dikira MUI itu lembaga pemerintah aja. itu kumpulan ormas-ormas yang mencintai negeri ini dengan amar ma’ruf nahi munkar,” tulis Kiai Cholil Nafis.



