HOLOPIS.COM, JAKARTA – Alyssa Daguise mengungkapkan kesedihan sekaligus kekecewaannya setelah wajah putrinya, Soleil Zephora Ghazali atau Baby Soso, terlihat dalam vlog Maia Estianty. Wajah sang bayi selama ini sengaja dijaga agar tidak terekspos kepada publik oleh Alyssa dan Al Ghazali.
Kejadian tersebut bermula dari vlog Maia Estianty yang diunggah melalui kanal YouTube miliknya pada Minggu (27/9). Vlog tersebut memperlihatkan momen birthday dinner Al Ghazali dan Dul Jaelani bersama keluarga, yang turut dihadiri Alyssa, Baby Soso, El Rumi, dan Syifa Hadju.
Pada salah satu bagian video, wajah Baby Soso tanpa sengaja terlihat di hadapan kamera. Kemunculan tersebut menjadi perhatian karena wajah putri Al Ghazali dan Alyssa selama ini selalu ditutupi atau diatur agar tidak terlihat ketika muncul dalam konten keluarga.
Video tersebut kemudian dihapus dari kanal YouTube Maia Estianty setelah wajah Baby Soso diketahui terekspos. Namun, potongan video yang memperlihatkan wajah sang bayi sudah lebih dulu beredar dan diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial.
Alyssa kemudian mengetahui kejadian tersebut dari pengikutnya. Dikutip dari saluran Instagram @alyssadaguise, ia mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah memberi tahu dirinya mengenai video tersebut.
“Yang udah info aku soal vlog makasih ya. Tolong kalau ada yang spill kabarin aku huhu, makasih semua, aku sedih banget,” tulis Alyssa, dikutip Holopis.com, Selasa (29/9).
Alyssa juga meminta masyarakat membantu melaporkan konten yang kembali menyebarkan wajah putrinya. Ia mengatakan dirinya dan Al Ghazali menyadari bahwa setelah video tersebut tersebar, situasinya sudah berada di luar kendali.
“Terima kasih banyak untuk semua yang sudah bantu report dan kasih info-info ke kita. Namun, aku dan Al sadar kalau situasinya sudah di luar kendali kita,” tulisnya.
Selain melalui saluran Instagram, Alyssa kembali menegaskan pentingnya menjaga privasi Baby Soso melalui unggahan di TikTok. Ia meminta masyarakat tidak mengunggah maupun menyebarkan foto atau video anak orang lain tanpa persetujuan orang tuanya.
“Mengunggah atau menyebarkan foto/video anak orang lain adalah tindakan yang sangat tidak pantas. Setiap anak berhak atas privasinya, terlepas dari siapa orang tuanya. Tolong hargai privasi anak kami. Terima kasih,” tulis Alyssa.
Wajah Baby Soso Sejak Awal Dijaga
Keputusan menjaga wajah Baby Soso sebenarnya sudah diterapkan sejak putri pertama Al Ghazali dan Alyssa lahir pada 10 Mei 2026. Keduanya beberapa kali membagikan momen bersama Baby Soso di media sosial. Namun, wajah sang bayi tetap ditutupi menggunakan stiker atau tidak diarahkan langsung ke kamera.
Alyssa sebelumnya juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap penyalahgunaan identitas putrinya di media sosial. Ia pernah menyoroti keberadaan akun palsu yang menggunakan nama Baby Soso serta penggunaan teknologi AI untuk membuat rekayasa wajah sang anak. Al Ghazali juga pernah menjelaskan bahwa keputusan tersebut berkaitan dengan keinginan agar Baby Soso dapat menentukan sendiri mengenai eksposur dirinya ketika sudah dewasa.
Maia Estianty sebelumnya turut menjelaskan alasan keluarga menutupi wajah cucunya. Dalam wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Melaney Ricardo, Maia mengatakan keluarga berusaha menjaga Baby Soso dari komentar publik dengan menutupi wajahnya sebelum foto atau video diunggah.
Respons Netizen Terbelah
Permintaan Alyssa kemudian mendapat beragam respons dari pengguna media sosial. Sebagian netizen mendukung keputusan Alyssa dan Al Ghazali untuk menjaga privasi anak. Namun, sebagian warganet mempertanyakan cara Alyssa menyampaikan kekecewaannya.
Mereka menilai permintaan untuk melaporkan konten seharusnya ditujukan kepada sumber awal video, karena wajah Baby Soso pertama kali terlihat dalam vlog keluarga. Salah satu pengguna TikTok juga menilai respons Alyssa secara tidak langsung ditujukan kepada pihak keluarga yang mengunggah video tersebut.
“Dia ngamuk2 sama netijen krn mau ngamuk sama mertuanya ga berani tapi secara ga langsung itu ngamuknya ke mertuanya,” tulis akun @tahmidaima97
Kritik lain muncul terkait pola kemunculan Baby Soso dalam konten keluarga. Sejumlah warganet mempertanyakan keputusan keluarga yang tetap merekam dan menampilkan aktivitas sang bayi kepada publik, meski wajahnya sengaja disembunyikan. Salah satunya menilai jika privasi anak ingin benar-benar dijaga, Baby Soso seharusnya tidak terlalu sering berada di depan kamera.



