Prabowo Ungkap Rahasia Jadi Pemimpin: Bukan Hadiah, Tapi Hasil Tempaan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal arti kepemimpinan di hadapan sejumlah tokoh dan tamu undangan. Menurut Prabowo, jiwa kepemimpinan bukan sesuatu yang bisa diperoleh cuma-cuma atau diberikan sebagai hadiah.

Ia mengatakan, seorang pemimpin lahir dari proses panjang yang diwarnai kerja keras, sikap, nilai, hingga berbagai kesulitan yang dihadapi dalam perjalanan hidup.

“Saudara-saudara, kepemimpinan tidak bisa diberi sebagai hadiah. Kepemimpinan itu didapatkan melalui kerja keras, melalui sikap, melalui nilai-nilai yang ada dalam seorang,” ujar Prabowo dalam acara peluncuran buku Sepuluh Karya Nyata untuk Negeri sekaligus perayaan ulang tahun ke-50 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8).

Prabowo: Kesulitan Membentuk Karakter Pemimpin

Prabowo menilai pengalaman menghadapi kesulitan dan penderitaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter seorang pemimpin.

Menurut dia, seseorang yang sepanjang hidupnya tidak pernah menghadapi hambatan akan sulit memiliki ketangguhan yang dibutuhkan untuk memimpin orang lain.

“Kondisi yang memberatkan, kondisi rintangan, kondisi hambatan, justru kondisi-kondisi ini yang membesarkan seorang pemimpin. Hampir bisa dikatakan, orang yang tidak menghadapi hambatan, tidak menghadapi kesulitan, tidak mengalami penderitaan, hampir bisa dikatakan ndak jadi pemimpin. Itu kenyataan,” tegasnya.

- Advertisement -

Bagi Prabowo, tantangan bukan sekadar persoalan yang harus dilewati. Di balik kesulitan tersebut ada proses pembentukan karakter yang nantinya menentukan cara seseorang mengambil keputusan dan menghadapi persoalan.

Keberanian Saja Tidak Cukup

Selain ketangguhan, Prabowo menyebut keberanian sebagai salah satu modal penting seorang pemimpin.

Namun, ia mengingatkan keberanian harus berjalan bersama kebijaksanaan dan nilai-nilai kebaikan. Tanpa itu, keberanian justru bisa berubah menjadi sesuatu yang membahayakan orang lain.

“Keberanian syarat jadi pemimpin. Tapi keberanian harus juga ditopang oleh nilai kebaikan, nilai kebajikan, nilai-nilai empati,” kata Prabowo.

“Berani tanpa kebajikan akan muncul sebagai pemimpin, tapi mungkin pemimpin yang tidak hati-hati, pemimpin yang tidak arif, pemimpin yang ujungnya membahayakan yang dipimpin,” tambahnya.

Prabowo Cerita Pengalaman Memimpin Pasukan

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung pengalamannya saat memimpin pasukan khusus TNI Angkatan Darat (AD).

Menurutnya, pengalaman tersebut membuat dirinya terbiasa membaca karakter seseorang melalui interaksi singkat. Ia menyebut penilaian itu bisa muncul dari cara seseorang berbicara maupun memberikan respons.

“Dari muda kita sudah berhadapan dengan 30 orang, pertama kali itu. Bahkan di Akademi kita sudah berurusan dengan orang, jadi kita sudah bisa lihat. Kita bisa menangkap apakah itu dikatakan getaran, apa dikatakan insting, mungkin bahasa Inggrisnya vibes atau chemistry. Dan kita bisa menilai dari dua-tiga kalimat, dari pembicaraan, dari tanggapan,” tuturnya.

Prabowo Soroti Ketangguhan Generasi Penerus

Prabowo kemudian mengingatkan pentingnya mempersiapkan generasi penerus Indonesia agar memiliki mental dan ketangguhan dalam menghadapi persaingan antarbangsa.

Ia mempertanyakan apakah generasi mendatang mampu menghadapi dunia yang semakin kompetitif atau justru mudah menyerah ketika berhadapan dengan persoalan.

“Apakah generasi-generasi penerus kita sekarang ini nanti kuat menghadapi persaingan antarbangsa yang semakin keras? Atau mudah menyerah, mudah mengeluh, mudah minta bantuan?” ucap dia.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU