Video Petani Terbang Naik Drone Gegerkan TikTok dan X, Ternyata Begini Kronologinya

0 Shares

JAKARTA, Holopis.com – Video seorang petani yang tampak pulang dari kebun ke rumah dengan jarak 1,5 km dengan menaiki drone mendadak viral di TikTok dan X.

Video seorang pria yang disebut sebagai petani “terbang” menggunakan drone raksasa saat pulang dari kebun mendadak viral di TikTok dan X.

Rekaman berdurasi sekitar 1 menit 14 detik itu memancing perhatian publik karena memperlihatkan seorang pria melayang beberapa meter di atas tanah sambil diikat pada drone berkapasitas besar.

Video tersebut pertama kali ramai melalui akun TikTok @mbahkaruhon.tiktok.com1 dan kemudian diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya akun X @Jateng_Twit, pada Selasa (7/7/2026).

Dalam narasi yang beredar, pria itu disebut memanfaatkan drone untuk menempuh perjalanan sekitar 1,5 kilometer dari kebun pisang menuju lokasi lain karena medan yang sulit dilalui kendaraan.

Aksi tersebut langsung menyita perhatian warganet.

- Advertisement -

Banyak yang mengaku takjub melihat kemampuan drone mengangkat manusia, sementara sebagian lainnya mempertanyakan aspek keselamatan hingga aturan penggunaan drone untuk mengangkut orang.

“Kuat ini drone, lumayan loh ketinggiannya angkatnya itu di atas 3 meter kayaknya ya,” tulis akun @fg_shb.

Komentar lain datang dari akun @ramaoshilo yang menulis, “Ntar yakin deh drone macam gini kalau tahu fungsinya bisa buat angkat orang, bakalan kena pajak.”

Sementara akun @sariden_nesia berkelakar, “Kasihan si bapak, ntar tumbuh regulasi pajak baru.”

Namun, di balik viralnya video tersebut, fakta yang sebenarnya berbeda dari narasi yang berkembang.

Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang, Budianto, mengonfirmasi bahwa video itu hanyalah konten media sosial dan bukan praktik operasional petani sehari-hari.

Ia meminta maaf apabila unggahan tersebut menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Menurut Budianto, drone yang digunakan bukan miliknya, melainkan milik mitra petani.

Saat itu mereka tengah berada di lahan yang akan ditanami pisang di kawasan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Ide membuat konten muncul secara spontan ketika berada di lokasi.

“Mohon maaf kalau saya salah, itu cuma konten,” ujar Budianto.

Ia menjelaskan bahwa drone tersebut sejatinya digunakan untuk mendukung operasional pertanian, seperti mengangkut benih, pupuk, pestisida, hingga membantu penyemprotan tanaman.

Penggunaan drone dipilih karena akses menuju lahan sangat terbatas dan harus melewati area persawahan dengan jarak sekitar 1,5 kilometer.

Kondisi itu membuat pengangkutan logistik secara manual membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih besar.

Budianto menambahkan, drone yang digunakan merupakan drone pertanian berkapasitas besar yang dirancang untuk mengangkut muatan operasional, bukan manusia.

Dalam video viral tersebut, orang yang diterbangkan bukan dirinya, melainkan salah satu kepala area yang menjadi mitra kerjanya.

Aksi itu dilakukan semata-mata sebagai konten dan bukan prosedur kerja di lapangan.

Setelah videonya ramai diperbincangkan, Budianto memutuskan menghentikan penggunaan drone untuk mengangkut manusia.

Ia mengaku khawatir muncul persoalan terkait keselamatan maupun perizinan penerbangan drone, sehingga memilih kembali menggunakan drone sesuai fungsi utamanya untuk mendukung kegiatan pertanian.

Pemanfaatan drone sendiri memang semakin berkembang di sektor pertanian Indonesia.

Teknologi ini lazim digunakan untuk penyemprotan pestisida, pemupukan presisi, pemetaan lahan, hingga pengangkutan logistik di area yang sulit dijangkau.

Namun, penggunaan drone untuk mengangkut manusia belum menjadi peruntukan resmi dan harus memperhatikan regulasi keselamatan penerbangan yang berlaku.

Viralnya video tersebut menjadi bukti bahwa inovasi di sektor pertanian mampu menarik perhatian publik.

Meski demikian, masyarakat diimbau tidak langsung mempercayai narasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi, karena tidak semua konten viral menggambarkan praktik yang benar-benar dilakukan di lapangan.

@ojodumeh812

Seorang petani di Jatim menggunakan Drone sebagai alat transportasi untuk pulang pergi dari rumah ke kebun pisangnya yang berjarak 1,5 Km. 😱 #indonesia #petani #gardener #drone

♬ suara asli – 𝗬𝘆𝗮𝗻𝗴𝟴𝟭 – 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU