Donald Trump: Tidak Ada Tarif di Selat Hormuz Kecuali Diberlakukan AS

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan tidak akan ada tarif yang dikenakan di Selat Hormuz selama gencatan senjata sementara 60 hari dengan Iran maupun setelah periode itu berakhir.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump menuturkan bahwa AS dapat memberlakukan tarif jika kesepakatan akhir tidak tercapai.

“Tidak akan ada tarif di Selat Hormuz selama 60 hari dalam Periode Gencatan Senjata, dan tidak akan ada tarif setelah periode 60 hari itu berakhir,” tulis Trump seperti dikutip Holopis.com.

“Kecuali pungutan tersebut diberlakukan oleh dan untuk Amerika Serikat, apabila kesepakatan tidak tuntas, atas jasa yang diberikan sebagai Malaikat Pelindung bagi negara-negara di Timur Tengah untuk tujuan penggantian biaya di masa lalu, saat ini, dan masa depan,” sambungnya.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, komando militer utama Iran, pada Sabtu mengumumkan penutupan Selat Hormuz, dengan alasan pelanggaran AS terhadap nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) perdamaian yang baru ditandatangani serta pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon selatan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU