HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan bahwa 21,9 juta warga Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan di berbagai sektor dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Dalam laporan media setempat, meskipun organisasi tersebut berencana memberikan bantuan kepada 17,5 juta orang, mereka hanya mampu menjangkau 4,7 juta orang, yang mewakili sekitar 27 persen dari populasi target.
Badan itu menambahkan bahwa dibutuhkan 1,7 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.726) untuk mengatasi kebutuhan kemanusiaan di seluruh negara tersebut. Namun, hanya 195 juta dolar AS, atau sekitar 11 persen dari dana yang dibutuhkan, yang telah diperoleh sejauh ini.
Laporan itu lebih lanjut menyatakan bahwa anak-anak mencakup 49 persen dari total penerima bantuan, sementara perempuan mewakili 30 persen dan laki-laki mencakup 21 persen sisanya.
Kekurangan dana terus menghadirkan tantangan besar bagi operasi kemanusiaan, membatasi upaya untuk mendukung jutaan warga rentan di seluruh Afghanistan.


