TNI Gaspol Benahi Penguatan Personel di 2026, Prajurit Prima jadi Target

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penguatan kualitas prajurit menjadi fokus utama TNI di awal 2026. Hal itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Personel (Rakor Pers) TNI Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (3/3/2026).

Rakor yang berlangsung secara hybrid—tatap muka dan video conference—dibuka secara resmi oleh Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Kepala Staf Umum (Kasum) TNI. Ia didampingi Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Iwan Setiawan. Forum tersebut diikuti para pejabat personel dari tiga matra TNI.

Mengusung tema “Spers TNI Siap Mewujudkan Personel TNI yang Prima untuk Indonesia Maju dan Berdaulat”, Rakor Pers tahun ini diarahkan untuk perkuat fondasi sumber daya manusia sebagai kunci utama kesiapan organisasi.

Dalam amanatnya, Letjen Richard menegaskan bahwa kontribusi nyata TNI terhadap cita-cita Indonesia maju dan berdaulat sangat ditentukan oleh kualitas pembinaan personel.

“Kontribusi TNI untuk Indonesia maju dan berdaulat bertumpu pada penguatan bidang pers melalui pembinaan Human Resources dan SDM yang profesional,” kata Letjen Richard, dalam keterangan Puspen TNI, dikutip pada Rabu, (4/3/2026)

Pernyataan itu menegaskan bahwa modernisasi alutsista saja tidak cukup. Kekuatan utama TNI tetap terletak pada kualitas prajurit yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

- Advertisement -

Selain membahas aspek teknis pembinaan karier dan kompetensi, Rakor Pers juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang memberi contoh.

Letjen Richard menekankan bahwa keteladanan menjadi fondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang efektif di lingkungan militer. Menurut dia, nilai kepemimpinan harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

“Kepemimpinan yang paling efektif bukan dengan jari telunjuk tetapi dengan keteladanan,” jelas Letjen Richard.

Rakor Pers TNI TA 2026 kemudian ditutup oleh Waaspers Panglima TNI. Melalui forum ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret dan terukur dalam meningkatkan kualitas pembinaan personel.

Fokus pembenahan mencakup perencanaan karier, pengembangan kompetensi, sistem promosi, hingga peningkatan kesejahteraan prajurit. Seluruh aspek tersebut dipandang sebagai satu kesatuan dalam membangun SDM TNI yang unggul.

Dengan personel yang prima, profesional, dan berintegritas, TNI diyakini semakin siap menghadapi dinamika tantangan tugas, baik di bidang pertahanan negara maupun dalam mendukung pembangunan nasional.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU