HOLOPIS.COM, JAKARTA – Duel sengit antara Pedro Acosta dan Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026 masih jadi perbincangan panas. Insiden kontak di dua lap terakhir membuat hasil balapan berubah drastis setelah penalti dijatuhkan kepada Marquez.
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu tak menampik adanya sentuhan saat bertarung dengan rider Ducati Lenovo Team tersebut.
“Apakah ada kontak? Ada kontak. Apakah Anda akan melakukan hal yang sama? Tentu saja,” ujar Acosta seperti dikutip Holopis.com dari laman MotoGP, Minggu (1/3/2026).
FIM MotoGP Stewards menyatakan Marquez “menyebabkan kontak dengan pembalap lain saat menyalip dan mendapatkan keuntungan yang tidak adil melalui hal itu, yang mengakibatkan perubahan posisi”. Penalti turun satu posisi pun dijatuhkan di lap terakhir.
Versi Acosta
Acosta mengaku sempat tak percaya setelah insiden terjadi.
“Setelah kontak kami jelang lap terakhir, saya benar-benar tidak percaya. Saya berusaha karena saya cukup cepat di Tikungan 3 dan 4 dan saya mengejar ketertinggalan waktu di Tikungan 1 dan 2. Marc mengerem sangat terlambat di tikungan terakhir dan Tikungan 1, dan cukup sulit untuk melakukan manuver, tetapi bagaimanapun, kami harus senang.”
Ia menegaskan ingin menang lewat pertarungan murni.
“Saya ingin memenangi balapan dengan berjuang untuk itu, tetapi bagaimanapun, Anda harus berada di sana untuk mendapatkan hal-hal ini…”
Tanggapan Marquez
Marquez mengakui ada kontak, namun mempertanyakan waktu pemberian penalti.
“Terjadi kontak. Kontak kecil. Tapi motor saya sudah setengah motor di depan, bahkan sejak memasuki tikungan. Jadi para Steward memutuskan untuk memberi saya penalti. Oke. Menurut saya, penalti itu, pesannya, datang terlambat.”
“Saya rasa hari ini para penggemar MotoGP sudah mengerti bahwa semangat membara di dalam diri saya masih ada,” tambahnya.
Kini perhatian tertuju pada balapan utama Minggu (1/3). Duel panas bisa saja terulang, dengan Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing juga siap meramaikan persaingan di Buriram.


