JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi jajaran pengurus Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia di kantornya pada Senin (16/6).
Dalam pertemuannya, Gibran menekankan pentingnya peran anak muda dalam mendukung pemerintah. Dukungan tersebut, diarahkan pada pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita.
“Arahan dari Pak Wapres tadi intinya tentang dukung pemerintahan Bapak Prabowo, dukung program-program Asta Cita,” kata Ketua Umum Peradah Indonesia I Putu Yoga Saputra dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com.
Adapun salah satu bentuk dukungan konkret yang dicontohkan Wapres, sebut Yoga, adalah keterlibatan aktif para anggota Peradah dalam menyosialisasikan kecerdasan buatan (AI) kepada masyarakat, sebagai upaya membangun bangsa berbasis teknologi.
“Tadi juga sempat beliau menekankan masalah AI. Kira-kira kalau misalnya Peradah ini ikut serta berperan dalam sosialisasi, kira-kira bagaimana. Dan kami menyambut baik karena memang anak muda kan harus melek teknologi,” ujar Yoga.
Lebih lanjut, Yoga menuturkan bahwa Wapres mendorong agar berbagai bentuk dukungan Peradah kepada pemerintah diterjemahkan ke dalam program kerja nyata di lingkungan organisasi.
Wapres berharap, kontribusi anak muda tidak berhenti pada gagasan, tetapi berlanjut menjadi aksi yang relevan dengan kebutuhan bangsa.
“Apa yang bisa didukung, monggoh [silakan] dibuatkan programnya,” imbuhnya.
Selain itu, lanjut Yoga, Wapres juga meminta agar Peradah terus menjaga stabilitas sosial dan produktivitas di tengah dinamika zaman. Sebab menurutnya, anak muda memiliki peran penting sebagai motor penggerak pembangunan yang konstruktif.
“Terus jaga stabilitas dan harus selalu produktif,” tuturnya.
Lebih jauh, Yoga menyampaikan bahwa pada pertemuan ini Peradah mengusulkan pada Wapres mengenai penyelenggaraan Festival Budaya Hindu di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, Wapres menyambut baik usulan tersebut dan mendorong agar dikembangkan menjadi agenda strategis yang dapat mengangkat kekayaan budaya nasional.
“Kita sempat mengusulkan ke Pak Wapres untuk rencana kami membuat agenda festival budaya di IKN. Nah beliau senang tadi, [menanyakan] kira-kira teknisnya bagaimana,” bebernya.
“Kata beliau, itu gagasan yang bagus, kalau bisa direalisasikan,” tambahnya.
Audiensi ini menandai komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang inklusif, berbudaya, dan adaptif terhadap kemajuan zaman.



