JAKARTA – Pemerintah India menggelar latihan pertahanan dan kesiapsiagaan nasional secara besar-besaran pada Rabu (7/5), di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara tetangganya, Pakistan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi ancaman, baik dari luar negeri maupun dalam negeri.
Latihan skala nasional ini melibatkan lebih dari 200 distrik di seluruh India dan mencakup skenario ancaman yang kompleks, mulai dari serangan udara, serangan kimia, hingga evakuasi massal.
Dalam video yang dilihat Holopis.com dari koresponden Xinhua News di New Delhi, seluruh kegiatan dari latihan ini dirancang untuk menguji kecepatan dan efektivitas respons pemerintah pusat dan daerah terhadap situasi darurat.
Kegiatan tersebut dikoordinasikan langsung oleh National Disaster Management Authority (NDMA) India, dengan melibatkan berbagai instansi keamanan, militer, serta pemerintahan negara bagian. Sebab, latihan ini tidak hanya berfokus pada kesiapsiagaan militer, tetapi juga melibatkan sektor sipil secara aktif.
Sejumlah infrastruktur vital, seperti rumah sakit, sekolah, stasiun metro, dan gedung pemerintahan, turut dimasukkan dalam skenario latihan untuk memastikan bahwa sistem pendukung masyarakat mampu bertahan dan merespons saat krisis terjadi.
Menurut NDMA, latihan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah India untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana dan ketahanan nasional, terutama di saat hubungan diplomatik dengan Pakistan tengah berada dalam kondisi sensitif.
Sumber-sumber diplomatik menyebutkan bahwa dalam beberapa minggu terakhir, hubungan antara New Delhi dan Islamabad kembali memanas menyusul sejumlah insiden perbatasan dan pernyataan saling tuding dari kedua belah pihak.
Pemerintah India menegaskan bahwa latihan ini bersifat rutin dan bertujuan untuk memperkuat kesiapan nasional dalam menghadapi berbagai jenis bencana dan ancaman, bukan semata-mata sebagai bentuk provokasi militer.

